Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Reksa Dana Kian Diminati, Penjualan Capai Rp 856 Miliar

Raden Roro Mira Budi Asih
POSITIF: Penjualan reksa dana oleh Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) di Kaltim mencapai Rp 856,31 miliar.
POSITIF: Penjualan reksa dana oleh Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) di Kaltim mencapai Rp 856,31 miliar.

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Instrumen reksa dana semakin mengukuhkan posisinya sebagai pilihan investasi favorit masyarakat Kalimantan Timur. Pertumbuhan jumlah investor yang lebih tinggi dibanding saham menjadi sinyal kuat perubahan perilaku investasi masyarakat.

Kepala Otoritas Keuangan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (OJK Kaltim-Kaltara) mencatat, jumlah investor reksa dana di Kaltim mencapai 352.195 Single Investor Identification SID). Angka tersebut meningkat 12,76 persen dibandingkan Desember 2025.

Kepala OJK Kaltim-Kaltara Misran Pasaribu mengatakan, peningkatan menunjukkan diversifikasi investasi masyarakat yang semakin baik. “Instrumen reksa dana juga menjadi pilihan investasi di kalangan masyarakat,” ujarnya.

Selain jumlah investor, kinerja penjualan reksa dana juga menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terakhir, nominal penjualan reksa dana oleh Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD) di Kaltim pada Desember 2025 mencapai Rp 856,31 miliar.

Jika ditarik ke belakang, tren penjualan mengalami peningkatan signifikan. Pada Maret 2025, penjualan masih berada di angka Rp 340,6 miliar. Sempat stagnan di Juni 2025 sebesar Rp 338,6 miliar, kemudian melonjak ke Rp 580,4 miliar pada September 2025, hingga akhirnya menembus Rp 856,3 miliar pada Desember 2025.

Advertisement

Kenaikan berjalan seiring dengan pertumbuhan jumlah investor. Pada periode yang sama, jumlah investor meningkat dari 236 ribu SID pada Maret 2025 menjadi 246 ribu SID di Juni, lalu 281 ribu SID di September, dan mencapai 312 ribu SID di Desember 2025.

Secara wilayah, distribusi investor reksa dana juga terkonsentrasi di kota besar. Balikpapan mencatat jumlah tertinggi dengan 92.646 investor, disusul Samarinda sebanyak 90.452 investor.

Selanjutnya, Kutai Kartanegara mencatat 52.815 investor, Kutai Timur 27.987 investor, serta Berau dan Bontang masing-masing sekitar 21 ribu investor. Mahakam Ulu masih menjadi wilayah dengan jumlah investor terendah, yakni 553 investor. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Kredit Kukar Idaman Salurkan Rp39,35 Miliar, Kredit Bertuah Tembus Rp12,86 Miliar

Kredit Kukar Idaman Salurkan Rp39,35 Miliar, Kredit Bertuah Tembus Rp12,86 Miliar

Kredit Kukar Idaman (KKI) yang diinisiasi TPAKD Kukar alternatif pembiayaan untuk menghindari jeratan pinjaman informal berbunga tinggi

OJK Kaltim-Kaltara Terima 1.054 Pengaduan, Edukasi Keuangan Jangkau 16.440 Orang

OJK Kaltim-Kaltara Terima 1.054 Pengaduan, Edukasi Keuangan Jangkau 16.440 Orang

Sepanjang triwulan III 2026, OJK Kaltim-Kaltara mencatat 1.054 pengaduan masyarakat, di tengah upaya memperluas edukasi keuangan

Outstanding Pembiayaan di Kaltim Capai Rp24,65 Triliun, P2P Lending Rp1,76 Triliun   

Outstanding Pembiayaan di Kaltim Capai Rp24,65 Triliun, P2P Lending Rp1,76 Triliun  

Industri pembiayaan di Kalimantan Timur (Kaltim) mencatat penyaluran dana dalam skala besar.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer