Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

1.005 Wisman Sambangi Kaltim pada Juni, Turun 3,83 Persen Setahun

Raden Roro Mira Budi Asih
TURUN: Baik secara bulanan maupun tahunan, jumlah kunjungan wisman ke Kaltim alami penurunan pada Juni.
TURUN: Baik secara bulanan maupun tahunan, jumlah kunjungan wisman ke Kaltim alami penurunan pada Juni.

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Arus wisatawan mancanegara (wisman) ke Kalimantan Timur kembali melandai. Sepanjang Juni 2026, tercatat 1.005 kunjungan wisman, turun 8,88 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Secara tahunan jumlah kunjungan juga mengalami penurunan. Pada Juni 2025, tercatat 1.045 kunjungan wisman atau 40 kunjungan lebih banyak dibandingkan Juni tahun ini.

“Kalau dibandingkan dengan Juni 2025, kunjungan wisman mengalami penurunan 3,83 persen,” beber Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Mas’ud Rifai.

Meski total kunjungan melemah, sejumlah pasar internasional justru menunjukkan pertumbuhan. Kelompok wisman asal Afrika mencatat kenaikan paling tinggi secara tahunan, yakni 133,33 persen. Disusul Eropa yang tumbuh 78,13 persen.

Sebaliknya, kunjungan dari Amerika turun 25 persen. Penurunan juga terjadi pada wisman Asia di luar ASEAN sebesar 22,11 persen, Oseania 8,33 persen, serta ASEAN 4,87 persen. Jika dibandingkan dengan Mei 2026, pola pergerakannya berbeda. Kunjungan dari Afrika meningkat 75 persen, Amerika 61,54 persen, dan Oseania 15,79 persen. Sementara Eropa turun 16,18 persen, ASEAN 10,18 persen, dan Asia di luar ASEAN 9,76 persen.

Advertisement

Dari sisi negara asal, Brunei Darussalam menjadi penyumbang wisman terbesar. Sebanyak 349 kunjungan atau 34,72 persen berasal dari negara tersebut. Malaysia menyusul dengan 237 kunjungan atau 23,58 persen, kemudian Singapura 113 kunjungan (11,24 persen), Tiongkok 37 kunjungan (3,68 persen), dan Australia 20 kunjungan (1,99 persen). “Sebagian besar kunjungan wisman pada Juni berasal dari kawasan ASEAN,” jelas Mas’ud.

Secara kelompok kawasan, wisman ASEAN mendominasi dengan kontribusi 81,69 persen dari total kunjungan. Berikutnya Asia di luar ASEAN 7,36 persen, Eropa 5,67 persen, Oseania 2,19 persen, Amerika 2,09 persen, Afrika 0,70 persen, dan Timur Tengah 0,30 persen.

Seluruh kunjungan wisman pada Juni juga tercatat melalui jalur udara. Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan menjadi pintu utama kedatangan wisman ke Kaltim. Meski Juni mencatat penurunan, BPS mencatat jumlah kunjungan wisman tertinggi dalam periode Januari 2024 hingga Juni 2026 terjadi pada Desember 2025. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tergelincir pada Juli 2026, Nilai Ekspor Kaltim Masih Perkasa Tembus USD1,95 Miliar

Tergelincir pada Juli 2026, Nilai Ekspor Kaltim Masih Perkasa Tembus USD1,95 Miliar

Perdagangan ekspor Kalimantan Timur mengalami penurunan pada Juli 2026. Namun, angkanya masih terbilang baik meski penurunan sekian persen.

APBD Bontang 2027 Turun 32 Persen, Perjalanan Dinas hingga Seremonial Jadi Sasaran Efisiensi

APBD Bontang 2027 Turun 32 Persen, Perjalanan Dinas hingga Seremonial Jadi Sasaran Efisiensi

APBD 2027 Bontang mengalami penurunan cukup signifikan. Hanya sekitar Rp 2 triliun. Menjadikan pemkot melakukan pengetatan pengeluaran.

Bontang Deflasi 2,26 Persen pada Juli 2026, Harga Cabai dan Bawang Merah Turun

Bontang Deflasi 2,26 Persen pada Juli 2026, Harga Cabai dan Bawang Merah Turun

Bontang mengalami deflasi. Hal itu imbas turunnya sejumlah harga bahan pokok penting, contohnya cabai dan bawang merah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer