Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mooncake Mercure-Ibis Samarinda Tak Sekadar Tradisi, Hadirkan Lima Varian Rasa

Raden Roro Mira Budi Asih
MOONLIT: Menyemarakkan Mooncake Festival, Mercure-Ibis Hotel Samarinda hadirkan Moonlit Heritage dengan lima varian rasa.
MOONLIT: Menyemarakkan Mooncake Festival, Mercure-Ibis Hotel Samarinda hadirkan Moonlit Heritage dengan lima varian rasa.

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Mooncake punya karakter yang berbeda dari kue pada umumnya. Bagian kulitnya tidak dibuat untuk menghasilkan tekstur renyah, melainkan lembut dan tetap moist setelah dipanggang. Karakter itu pula yang coba dipertahankan Mercure-Ibis Hotel Samarinda dalam sajian mooncake tahun ini.

Demi Chef Mercure-Ibis Hotel Samarinda Ongki Saputra mengatakan, pihaknya kembali menghadirkan mooncake sebagai sajian tahunan. Tahun ini tersedia lima varian, yakni red bean egg yolk, pandan egg yolk, pandan paste, white lotus dan black sesame.

Salah satu kunci tekstur mooncake terletak pada jenis tepung yang digunakan. Pihak hotel menggunakan tepung Hongkong yang memiliki karakter lebih lembut dibandingkan tepung terigu biasa. “Tepung Hongkong ini lebih soft. Kalau terigu dijadikan mooncake keras dia,” jelasnya.

Menurut Ongki, penggunaan tepung tersebut membuat kulit mooncake tetap lembut setelah melalui proses pemanggangan. Teksturnya pun tidak seperti cookies yang cenderung kering dan renyah.

Selain tekstur kulit, isian juga menjadi bagian yang membedakan setiap varian. Red bean memberikan rasa manis khas kacang merah, sementara white lotus menghadirkan karakter rasa kacang. Ada pula varian pandan paste dan black sesame.

Advertisement

Untuk varian dengan egg yolk, mooncake memiliki sensasi rasa yang lebih kompleks. Kuning telur asin memberikan cita rasa gurih yang berpadu dengan manisnya isian.

Prosesnya dilakukan sebelum mooncake masuk oven. “Egg yolk-nya kita panggang dulu. Baru kita gabungin sama filling-nya, baru kita bungkus sama kulitnya, kita cetak, kita panggang,” terang Ongki.

Setelah dibentuk menggunakan cetakan, mooncake kemudian dipanggang hingga matang. Bentuknya dibuat mengikuti standar mooncake yang umum dikenal, dengan ukuran dan tampilan yang menjadi ciri khas kue tersebut.

Mooncake tahun ini mulai dipasarkan sejak Juli dan dijadwalkan tersedia hingga September. Jika permintaan masih tinggi, penjualannya dapat diperpanjang sampai Oktober.

Ongki menyebut penyajian mooncake di Mercure-Ibis Hotel Samarinda merupakan agenda yang rutin dilakukan setiap tahun. Kehadirannya menjadi bagian dari tradisi kuliner hotel dalam menyambut momen festival.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

FUGO Hotel Samarinda Hadirkan Promo Augustay, Nikmati Staycation Nyaman Bersama Keluarga

FUGO Hotel Samarinda Hadirkan Promo Augustay, Nikmati Staycation Nyaman Bersama Keluarga

UGO Hotel Samarinda menghadirkan penawaran spesial bertajuk “Augustay”.

Sang Saka, Mocktail Merah Putih yang Jadi Pilihan Teman Nongkrong di FUGO Hotel Samarinda

Sang Saka, Mocktail Merah Putih yang Jadi Pilihan Teman Nongkrong di FUGO Hotel Samarinda

Sang Saka di FUGO Hotel Samarinda hadir sebagai mocktail merah putih dari buah naga dan leci. Dibanderol Rp58 ribu tanpa sirup dan pemanis.

Long Weekend 17 Agustus Dongkrak Okupansi Hotel Samarinda hingga 80 Persen

Long Weekend 17 Agustus Dongkrak Okupansi Hotel Samarinda hingga 80 Persen

Long weekend HUT ke-81 RI mendongkrak okupansi FUGO Hotel Samarinda hingga 70–80 persen. Lama tinggal tamu dan konsumsi ikut meningkat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer