Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rahasia Sengkel Meleleh di Mulut, Chef Aston Samarinda Rela Masak Daging sampai 18 Jam

Raden Roro Mira Budi Asih
SLOW COOK: Nasi Campur Sengkel Balado menjadi salah satu menu promo Aston Samarinda. Daging sengkel dimasak selama sekitar 18 jam untuk menghasilkan tekstur lebih empuk.
SLOW COOK: Nasi Campur Sengkel Balado menjadi salah satu menu promo Aston Samarinda. Daging sengkel dimasak selama sekitar 18 jam untuk menghasilkan tekstur lebih empuk.

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Sengkel dikenal sebagai bagian daging sapi dengan tekstur khas. Kandungan urat di bagian tengah membuatnya cenderung chewy sehingga membutuhkan proses masak yang cukup lama agar menghasilkan tekstur empuk.

Karakter tersebut justru menjadi daya tarik Nasi Campur Sengkel Balado yang masuk dalam promo menu Aston Samarinda Hotel & Convention Center.

Executive Chef Aston Samarinda Hotel & Convention Center Setia Haribowo atau Tyo mengatakan, menu tersebut merupakan eksplorasi sajian Nusantara. Jika balado umumnya menggunakan ayam atau ikan, Aston Samarinda memilih menggunakan daging sengkel.

Advertisement

Daging terlebih dahulu melalui proses pemasakan menggunakan teknik slow cook selama sekitar 18 jam. Proses tersebut dilakukan untuk mendapatkan tekstur daging yang lembut, tetapi tetap mempertahankan karakter sengkel.

Karena karakter tersebut, sengkel memang lebih cocok melalui proses pemasakan dalam waktu panjang. Tyo menyebut bahan ini lazim pula digunakan dalam hidangan yang membutuhkan proses pengolahan lama seperti rawon maupun rendang.

Advertisement

Untuk menu Aston Samarinda, daging yang telah melalui proses slow cook kemudian diolah dengan bumbu bercita rasa pedas. “Lembut, sangat bisa dinikmati, tapi memang taste-nya lebih ke spicy,” jelasnya.

Dalam satu porsi Nasi Campur Sengkel Balado, daging sengkel disajikan bersama orek tempe manis gurih dan telur dadar yang diiris. Kombinasi tersebut membuat menu tidak hanya mengandalkan satu jenis lauk. Untuk menikmatinya, pelanggan perlu merogoh kocek Rp65 ribu++ per porsi.

Selain menu Nusantara, promo Aston Samarinda juga menghadirkan sajian bergaya western melalui Crispy Chicken Steak. Berbeda dari steak yang menggunakan potongan daging sapi, menu ini menggunakan paha ayam fillet. Daging tersebut kemudian dibalut tepung dan dimasak hingga menghasilkan tekstur crispy.

Pemilihan paha fillet membuat daging ayam tetap terasa juicy. Sajian kemudian dilengkapi potato wedges homemade, mixed vegetables, serta mushroom peppercorn (lada) sauce. Untuk saus, Tyo memilih perpaduan jamur dan peppercorn.

Jamur dipilih karena lebih familiar dan dapat diterima berbagai kalangan, sedangkan lada memberikan tambahan rasa. “Mushroom sendiri kan lebih familiar, bisa dinikmati semua kalangan. Terus peppercorn-nya sendiri untuk menambah penyedap,” jelasnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tamu Hotel di Balikpapan Makin Singkat Menginap, BPS Dorong Event Lokal hingga Internasional

Tamu Hotel di Balikpapan Makin Singkat Menginap, BPS Dorong Event Lokal hingga Internasional

Durasi menginap tamu hotel berbintang di Balikpapan turun menjadi 1,80 hari. BPS mendorong lebih banyak event untuk menarik wisatawan.

Gedung hingga Hotel di Samarinda Belum Aman Kebakaran! Disdamkarmat Godok Aturan Sanksi

Gedung hingga Hotel di Samarinda Belum Aman Kebakaran! Disdamkarmat Godok Aturan Sanksi

Disdamkarmat Samarinda sebut sistem proteksi gedung & hotel belum ideal. Pemkot & DPRD godok Raperda Kebakaran. Simak!

Hotel Bintang 3 Paling Laris di Balikpapan, Okupansi Nyaris 70 Persen, Bintang 5 Justru Turun

Hotel Bintang 3 Paling Laris di Balikpapan, Okupansi Nyaris 70 Persen, Bintang 5 Justru Turun

Hotel bintang tiga paling diminati di Balikpapan dengan okupansi 69,56 persen, sementara tingkat hunian hotel bintang lima menurun.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer