Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Lama Menginap Tamu Hotel Bintang Kaltim Makin Singkat, Tamu Asing Justru Lebih Lama

Raden Roro Mira Budi Asih
MENGINAP: Durasi lama menginap tamu hotel alami penurunan, khususnya tamu nusantara. Namun tamu asing catat kenaikan lama menginap.
MENGINAP: Durasi lama menginap tamu hotel alami penurunan, khususnya tamu nusantara. Namun tamu asing catat kenaikan lama menginap.

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Tinggal lebih lama di hotel bintang tampaknya belum menjadi pilihan mayoritas tamu yang berkunjung ke Kalimantan Timur. Pada Juli 2026, rata-rata lama menginap tamu tercatat 1,61 hari atau sekitar satu hingga dua malam.

Turun 0,05 poin dibandingkan Juni 2026 yang mencapai 1,66 hari. Penurunan juga terjadi secara tahunan, meski lebih tipis. Pada Juli 2025, rata-rata lama menginap tamu tercatat 1,63 hari atau 0,02 poin lebih tinggi dibandingkan Juli tahun ini.

Perubahan lama menginap menunjukkan perbedaan pola antara tamu asing dan tamu nusantara. “Rata-rata lama menginap tamu asing pada Juli 2026 dibandingkan dengan Juni 2026 mengalami peningkatan 0,13 poin, sebaliknya rata-rata lama menginap untuk tamu nusantara mengalami penurunan 0,05 poin,” Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Mas’ud.

Kondisi serupa terlihat jika dibandingkan dengan Juli tahun lalu. Lama menginap tamu asing justru meningkat cukup signifikan, sementara tamu nusantara mengalami penurunan. “Jika dibandingkan dengan Juli 2025, rata-rata lama menginap tamu asing mengalami peningkatan 0,42 poin, sebaliknya rata-rata lama menginap untuk tamu nusantara mengalami penurunan 0,04 poin,” sambungnya.

Jika ditarik dalam rentang setahun, pola lama menginap tamu di hotel bintang Kaltim menunjukkan angka yang cukup berfluktuasi. Periode Juli 2025 hingga Juli 2026 mencatat perbedaan capaian antara tamu nusantara dan wisatawan asing. Untuk tamu nusantara, rata-rata lama menginap tertinggi terjadi pada Agustus 2025. Ketika itu, tamu nusantara rata-rata menginap selama 1,67 hari.

Advertisement

Sebaliknya, Desember 2025 menjadi periode dengan rata-rata lama menginap tamu asing paling tinggi. Durasi menginapnya mencapai 2,89 hari. Sementara itu, capaian terendah juga terjadi pada bulan yang berbeda. Tamu nusantara mencatat rata-rata lama menginap paling singkat pada Desember 2025, yakni 1,52 hari.

Untuk tamu asing, rata-rata lama menginap terendah terjadi pada Maret 2026 dengan durasi 2,15 hari. Mas’ud menambahkan, secara keseluruhan rata-rata lama menginap tamu hotel bintang pada Juli 2026 berada di bawah capaian bulan sebelumnya maupun periode yang sama tahun lalu.

“Secara umum rata-rata lama menginap tamu pada hotel klasifikasi bintang selama Juli 2026 mengalami penurunan sebesar 0,05 poin, dari rata-rata lama tamu menginap Juni 2026, yaitu dari 1,66 hari menjadi 1,61 hari,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bikin Tamu Betah, Barista dan Pekerja Hotel di Kubar Siap Naik Kelas

Bikin Tamu Betah, Barista dan Pekerja Hotel di Kubar Siap Naik Kelas

Demi meningkatkan kapasitas terhadap pariwisata di Kutai Barat, Dinas Pariwisata Kubar memberikan pelatihan khusus barista dan perhotelan.

Defisit Anggaran Rp 1 Triliun! Pemprov Kaltim Pangkas Perjalanan Dinas dan Acara Hotel

Defisit Anggaran Rp 1 Triliun! Pemprov Kaltim Pangkas Perjalanan Dinas dan Acara Hotel

APBD Perubahan Kaltim 2026 diproyeksi defisit Rp1 triliun lebih. Pemprov andalkan efisiensi & SiLPA.

Magnet IKN Dongkrak Bisnis Travel Kaltim, Tarif Hotel Tembus Rp 2 Juta

Magnet IKN Dongkrak Bisnis Travel Kaltim, Tarif Hotel Tembus Rp 2 Juta

Kunjungan kerja ke IKN menjadi angin segar bagi bisnis travel Kaltim. Permintaan paket wisata dan okupansi penginapan melonjak pesat.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer