CIMB Niaga Buka Digital Branch Pertama di Samarinda, 90 Persen Transaksi Nasabah Lewat Digital


KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Perubahan perilaku nasabah yang semakin mengandalkan transaksi digital mendorong perbankan beradaptasi, termasuk dalam memberikan pelayanan di kantor cabang. CIMB Niaga merespons tren tersebut dengan menghadirkan Digital Branch di Samarinda Seberang. Konsep layanan tersebut bahkan tidak lagi menggunakan teller seperti kantor perbankan konvensional.
Kehadiran kantor dengan konsep baru tersebut resmi diperkenalkan melalui grand opening pada Rabu (4/11). Relokasi yang telah dipersiapkan sekitar satu tahun itu sekaligus melengkapi jaringan pelayanan CIMB Niaga di Kota Tepian, setelah hadir sejak 1996.
Head of Region Indonesia Timur dan Kalimantan CIMB Niaga Achmad S Ilham mengatakan, perubahan konsep pelayanan tersebut merupakan respons terhadap perkembangan transaksi nasabah. "Kurang lebih 90 persenan sekarang transaksi CIMB Niaga itu via digital," ujarnya.
Baca Juga: Perbasi Kukar Terapkan TC Penuh Jelang Porprov Kaltim 2026, Bidik Medali Emas Basket 3x3
Oleh sebab itu, fungsi kantor cabang mulai diarahkan pada pelayanan konsultatif, pendampingan transaksi, serta fasilitas perbankan mandiri. Pada Digital Branch Samarinda Seberang, CIMB Niaga menghadirkan tiga counter yang diisi Client Service Officer (CSO).
Petugas tersebut mengintegrasikan fungsi customer service dan teller. Sementara itu, nasabah yang datang akan terlebih dahulu disambut Super CS untuk mengetahui kebutuhan transaksi dan mengarahkan penggunaan fasilitas yang tersedia.
Apabila transaksi dapat dilakukan secara mandiri, nasabah diarahkan menggunakan Self Service Banking (SSB). Untuk penyetoran tunai, tersedia pula Cash Deposit Machine (CDM), sehingga nasabah tidak perlu mengantre di teller. Hanya transaksi yang tidak dapat diselesaikan melalui fasilitas mandiri maupun Super CS yang akan ditangani CSO.
Ilham menjelaskan, konsep tersebut juga mengubah pola interaksi antara petugas bank dan nasabah. Pelayanan tidak lagi sepenuhnya mengharuskan nasabah mendatangi meja counter, tetapi petugas dapat lebih aktif memberikan pendampingan.
"Harapan kami dengan konsep yang baru ini, teman-teman yang ada di client service bisa keluar, duduk, memberikan pelayanan ke ruang private, ke kursi nasabah, ke meja tunggu, dan lain sebagainya sehingga pelayanan itu bisa diberikan dengan lebih baik lagi," jelasnya.
Digitalisasi juga diterapkan sejak proses pembukaan rekening. CIMB Niaga memanfaatkan aplikasi OCTO untuk mendukung proses pembukaan rekening secara digital dan paperless. Dengan demikian, proses administrasi yang sebelumnya membutuhkan dokumen fisik dapat dilakukan melalui aplikasi.
Ilham menyebut, edukasi kepada nasabah menjadi bagian penting dalam penerapan layanan tersebut. Petugas di kantor cabang diharapkan dapat membantu mengarahkan nasabah yang belum terbiasa menggunakan aplikasi digital. Konsep Digital Branch sendiri telah diterapkan pada hampir 100 kantor layanan CIMB Niaga di Indonesia.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




