KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kinerja perhotelan di Kalimantan Timur menutup akhir tahun 2025 dengan sedikit koreksi. Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifikasi bintang pada Desember 2025 yakni 62,98 persen.
Statistisi Ahli Madya BPS Kaltim, Ariyanti Cahyaningsih, menjelaskan bahwa angka tersebut menggambarkan rata-rata kamar yang terjual dibandingkan seluruh kamar yang tersedia.
Secara bulanan, capaian tersebut turun tipis 0,03 poin dibandingkan November 2025 yang tercatat 63,01 persen. Namun jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, penurunannya lebih dalam. "TPK Desember 2025 tercatat lebih rendah 6,43 poin dibandingkan Desember 2024 yang saat itu mencapai 69,41 persen," jelasnya.
Berdasarkan klasifikasi, hotel bintang 3 mencatat TPK tertinggi pada Desember 2025 dengan 65,33 persen. Disusul hotel bintang 4 yaitu 65,24 persen, bintang 5 senilai 58,57 persen, dan bintang 2 yakni 55,82 persen. Sementara itu, TPK terendah terjadi pada hotel bintang 1 yang hanya mencapai 33,93 persen.
Penurunan cukup terasa pada hotel bintang 5. Jika dibandingkan November 2025, TPK hotel bintang 5 turun 8,61 poin, dari 67,18 persen menjadi 58,57 persen pada Desember 2025. Secara tahunan, penurunannya bahkan mencapai 9,49 poin dibandingkan Desember 2024 yang tercatat 68,06 persen.
Di sisi lain, hotel nonbintang justru menunjukkan perbaikan secara bulanan. "TPK hotel nonbintang pada Desember 2025 naik 1,64 poin dibandingkan November 2025, dari 26,71 persen menjadi 28,35 persen," sebut Ariyanti. Meski demikian, secara tahunan masih terjadi penurunan 2,42 poin dibandingkan Desember 2024 yang saat itu mencapai 30,77 persen.
Editor : Muhammad Ridhuan