KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Antusiasme masyarakat terhadap program Mudik Gratis PT Pegadaian Kantor Wilayah IV Balikpapan terlihat dari tingginya minat pendaftar serta respons positif para peserta yang merasakan langsung manfaatnya.
Program rutin yang kembali digelar menjelang Idulfitri 1447 H ini dinilai membantu masyarakat menghadapi lonjakan biaya transportasi saat musim mudik.
Salah seorang peserta, Enggar Kumalasari, mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas mudik gratis tersebut. Warga Asrama Sentosa Balikpapan itu mengatakan dirinya telah menjadi nasabah Pegadaian sejak lama dan untuk kedua kalinya mengikuti program mudik gratis.
“Alhamdulillah dengan adanya mudik gratis ini bagi kami sangat terbantu. Apalagi menjelang Lebaran biasanya tiket mahal, jadi program ini sangat membantu kami bisa berkumpul dengan keluarga di Jawa,” tuturnya.
Enggar berangkat bersama anaknya menuju Surabaya untuk selanjutnya melanjutkan perjalanan darat ke Ngawi, Jawa Timur. Ia mengaku mengetahui program tersebut dari informasi teman dan langsung mendaftar melalui tautan yang dibagikan.
Ia juga mengungkapkan pengalaman perjalanan sebelumnya bersama Pegadaian cukup nyaman dari sisi fasilitas maupun pelayanan. “Fasilitasnya baik, dapat tempat tidur, AC dingin, makanan juga cukup, ada selimut, sandal, sampai perlengkapan mandi. Nyaman sekali mudik bareng Pegadaian,” katanya.
Program mudik gratis ini sekaligus memperlihatkan bagaimana perusahaan BUMN memanfaatkan kegiatan sosial sebagai bagian dari strategi memperkuat loyalitas pelanggan. Selain membantu masyarakat, kegiatan ini dinilai mampu memperkuat citra perusahaan sebagai lembaga yang dekat dengan kebutuhan publik.
Dengan meningkatnya kuota peserta dan dukungan fasilitas yang lebih lengkap, Pegadaian berharap program ini terus memberi manfaat luas sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.
"Semoga program ini bisa terus diadakan, sehingga masyarakat yang jarang mudik maupun belum pernah mudik juga merasakan kembali Lebaran di kampung halaman," tutupnya. (*)
Editor : Nugroho Pandu Cahyo