Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Impor Migas Kaltim Melambat, Nonmigas Jadi Beban Utama

Raden Roro Mira Budi Asih • Rabu, 18 Maret 2026 | 19:52 WIB

Kepala KPw BI Kaltim Jajang Hermawan.
Kepala KPw BI Kaltim Jajang Hermawan.

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Kinerja impor Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami perlambatan signifikan pada triwulan IV 2025. Dipicu oleh turunnya aktivitas impor, terutama pada kelompok barang nonmigas.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kaltim Jajang Hermawan menyampaikan, pertumbuhan impor Kaltim pada periode tersebut melambat cukup dalam dibandingkan triwulan sebelumnya.

“Komponen impor melambat dari 5,81 persen (yoy) di triwulan sebelumnya menjadi 1,89 persen (yoy) pada periode pelaporan,” ujarnya. Menurut Jajang, perlambatan terutama dipengaruhi oleh kontraksi tajam pada impor nonmigas hingga 43,11 persen yang menjadi salah satu penopang aktivitas produksi di daerah.

Jika dilihat lebih rinci, pelemahan pada impor nonmigas terjadi di seluruh kelompok utama barang, mulai dari barang modal, bahan baku, hingga barang konsumsi. Penurunan tersebut bahkan tercatat lebih dalam dibandingkan periode sebelumnya.

“Penurunan impor nonmigas Kaltim juga tercermin dari penurunan nilai impor barang modal, bahan baku dan konsumsi yang secara berturut-turut terkontraksi -72,34 persen (yoy), -50,22 persen (yoy) dan -42,71 persen (yoy),” katanya.

Di sisi lain, kinerja impor migas yang selama ini mendominasi struktur impor Kaltim juga mengalami perlambatan. Porsi impor migas tercatat masih sangat besar terhadap total impor daerah.

“Sementara itu, impor migas Kaltim yang memegang pangsa 84,05 persen dari total impor Kaltim, tercatat termoderasi dari 10,28 persen (yoy) di triwulan sebelumnya menjadi 5,55 persen (yoy),” ungkapnya.

Perlambatan impor migas tersebut dipengaruhi oleh melemahnya kinerja pada sejumlah komponen utama, baik hasil minyak, gas, maupun minyak mentah, yang masing-masing menunjukkan tren penurunan dibandingkan periode sebelumnya. (*)

Editor : Nugroho Pandu Cahyo
#sektor migas #aktivitas impor #sektor nonmigas #kinerja impor Kaltim #kalimantan timur