Momen Haru Perpisahan Pep Guardiola, Michael Jordan Kirim Pesan Khusus

MANCHESTER – Parade perayaan gelar Manchester City pada 25 Mei 2026 berubah menjadi momen emosional penuh haru.
Ribuan suporter tak hanya merayakan keberhasilan klub meraih trofi musim ini, tetapi juga mengucapkan selamat tinggal kepada pelatih legendaris Pep Guardiola.
Sehari setelah laga terakhir Guardiola bersama City, ribuan fans memadati jalanan Manchester di tengah suhu panas mencapai 31 derajat Celsius.
Konfeti biru langit memenuhi udara, sementara para pendukung memanjat tiang lampu dan mencari posisi terbaik demi melihat sosok pelatih yang dianggap mengubah sejarah klub.
Trofi Piala Liga Inggris dan Piala FA yang diraih musim ini dipamerkan di atas bus terbuka. Namun, perhatian terbesar tetap tertuju kepada Guardiola yang terus melambaikan tangan dan tersenyum kepada para penggemar.
“Saya sudah mendukung City sekitar 10 tahun, sejak usia enam tahun, sejak Pep datang,” kata Hadley Partridge, suporter berusia 16 tahun yang mengenakan jersey Rodri.
“Saya sangat mencintai Pep dan jelas tidak ingin melihat dia pergi,” lanjutnya.
Ketika ditanya bagaimana perasaannya atas kepergian Guardiola, remaja tersebut langsung menjawab singkat.
“Hancur. Saya ingin dia bertahan 10 tahun lagi dan memenangkan semua trofi,” ujarnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




