
KALTIMPOST.ID - Juventus mulai menemukan respons setelah melewati periode sulit. Bianconeri menang 2-0 atas Lecce di Via del Mare, Minggu (25/10/2026), tetapi Luciano Spalletti belum sepenuhnya puas dengan permainan anak asuhnya.
Seperti diulas sejumlah media Italia seusai pertandingan, Juventus tampil dengan pendekatan berbeda. Spalletti memasang tiga gelandang dengan struktur yang lebih rapat untuk memberikan keseimbangan di lini tengah.
Perubahan tersebut muncul setelah adanya pembicaraan dengan para pemain. Juventus dinilai membutuhkan struktur yang lebih solid untuk keluar dari tekanan setelah melalui periode yang tidak mudah.
Hasilnya terlihat pada babak pertama. Weston McKennie membuka keunggulan Juventus pada menit ke-29 setelah menerima umpan Douglas Luiz.
Douglas Luiz kemudian mencatatkan namanya sendiri di papan skor pada menit ke-41 dan membawa Juventus unggul 2-0 sebelum turun minum.
Gelandang asal Brasil itu menjadi salah satu figur utama kemenangan Juventus. Sky Sport Italia menempatkan Douglas Luiz sebagai pemain terbaik pertandingan setelah membukukan satu gol dan satu assist.
Di sisi lain, Spalletti menyoroti permainan Juventus pada babak kedua. Bianconeri dinilai terlalu dalam bertahan dan kehilangan keberanian untuk terus melakukan tekanan.
Juventus juga lebih sering mengalirkan bola ke belakang ketimbang mempertahankan agresivitas seperti pada babak pertama. Spalletti ingin timnya tetap mengontrol permainan dan berusaha mencari gol tambahan ketika sudah berada dalam posisi unggul.
Sorotan lainnya mengarah ke lini depan. Kolo Muani belum mampu tampil maksimal. Sky Sport Italia memberikan nilai di bawah enam untuk penampilannya, sementara kombinasi Kolo Muani dan Woltemade masih membutuhkan penyempurnaan.
Kemenangan atas Lecce menjadi penting bagi Juventus setelah tekanan meningkat menyusul start musim yang tidak konsisten.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!



