
KALTIMPOST.ID, LONDON - Striker Bayern Munchen, Harry Kane, resmi dinobatkan sebagai peraih Ballon d’Or 2026. Penghargaan bergengsi itu diterima kapten timnas Inggris tersebut dalam seremoni yang berlangsung di London Palladium pada 27 Oktober.
Kemenangan ini mencatatkan sejarah bagi sepak bola Inggris setelah menunggu selama 25 tahun. Kane berhasil menyingkirkan dua pesaing kuatnya, yakni Kylian Mbappe dan Lamine Yamal, dalam pemungutan suara akhir.
"Ini hanyalah sebuah perjalanan. Bagi setiap anak muda yang ingin mewujudkan mimpinya, semua mungkin bisa terjadi," ujar Kane dilansir dari Sky Sports.
Baca Juga: Persela Lamongan Tiga Kali Kebobolan di Menit Akhir, Bima Sakti Evaluasi Jelang Lawan Persipura
Dalam pidatonya, Kane menekankan bahwa kesuksesannya adalah hasil dari kerja keras bertahun-tahun. Ia mengaku perjalanan kariernya tidak instan dan penuh dengan masa peminjaman sebelum mencapai level saat ini.
Persaingan menuju trofi tahun ini berjalan sangat ketat. Pemimpin redaksi France Football, Vincent Garcia, mengungkapkan bahwa Mbappe sempat memimpin perolehan suara sebelum akhirnya disalip oleh Kane.
Data menunjukkan selisih poin di antara keduanya hanya terpaut 33 angka. Kane mengumpulkan 612 poin, sementara Mbappe meraih 579 poin, menjadikannya salah satu margin kemenangan terdekat dalam sejarah Ballon d’Or.
Pelatih Tim Sherwood, yang pernah menangani Kane di Tottenham Hotspur, menyebut pencapaian mantan anak asuhnya tersebut seperti cerita Cinderella. Ia mengaku terpukau melihat bagaimana Kane terus memecahkan rekor demi rekor di sepanjang kariernya.
Baca Juga: Kemhan Perkuat Verifikasi Data Veteran 2026 di Balikpapan, Pastikan Tunjangan Tepat Sasaran
Uniknya, gelar ini diraih Kane tanpa raihan trofi Liga Champions maupun Piala Dunia. Sebelumnya, Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo juga pernah meraih penghargaan serupa meski tidak memenangkan trofi Liga Champions pada tahun yang sama. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





