
KALTIMPOST.ID, FLEETWOOD - Langkah Arsenal di Piala Liga harus terhenti pada putaran keempat setelah kalah 3-5 melalui adu penalti dari Fleetwood Town, Rabu (28/10). Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 di Highbury Stadium.
Hasil ini menjadi noda besar bagi Mikel Arteta. Arsenal harus tersingkir hanya 162 hari setelah meraih gelar juara Premier League.
Arteta mengaku kecewa dengan hasil akhir tersebut. Namun, pelatih asal Spanyol ini menolak menyalahkan sikap pemainnya di lapangan.
"Ini hari yang sangat menyedihkan bagi kami. Aku sama sekali tidak menyalahkan sikap para pemain karena mereka sudah melakukan apa yang dibutuhkan dalam level ini," ujar Arteta melalui laman resmi klub.
Menurut Arteta, timnya sebenarnya mendominasi permainan dan menciptakan banyak peluang. Kegagalan mengonversi peluang tersebut membuat laga harus ditentukan melalui adu penalti.
Situasi Arsenal semakin sulit saat gelandang berusia 16 tahun, Max Dowman, menerima kartu merah pada menit ke-85. Dowman sebelumnya tampil gemilang dengan mencetak dua gol ke gawang Ipswich Town pada putaran sebelumnya.
Sorotan tajam tertuju pada Bruno Guimaraes yang gagal menjalankan tugas sebagai penendang penalti keempat. Tembakan Guimaraes mampu diblok oleh kiper Fleetwood, Jay Lynch.
Lynch mengakui dirinya sudah mempelajari gaya tendangan Bruno saat masih bermain di Newcastle United. Berkat analisis tersebut, Lynch berhasil mementahkan tendangan sang gelandang dan memastikan Fleetwood melaju ke babak selanjutnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





