
KALTIMPOST.ID, MADRID - Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) menjatuhkan sanksi denda sebesar 602 Euro atau sekitar Rp 12 juta kepada FC Barcelona. Denda tersebut dijatuhkan menyusul laporan resmi dari Atletico Madrid terkait dugaan pendekatan ilegal kepada penyerang mereka, Julian Alvarez, selama bursa transfer musim panas lalu.
Sebelumnya, Atletico Madrid sempat membawa persoalan ini ke otoritas sepak bola dunia, FIFA. Namun, FIFA menolak memproses laporan tersebut karena menilai sengketa ini merupakan ranah domestik sepak bola Spanyol.
Barcelona menolak keputusan RFEF dan menyatakan akan segera mengajukan banding. Manajemen klub bersikukuh bahwa tindakan mereka tidak menyalahi aturan yang berlaku.
"Pendekatan kami kepada Julian Alvarez sudah sesuai prosedur," tegas manajemen Barcelona sebagaimana dikutip dari Goal. Hingga kini, proses hukum terkait sengketa transfer tersebut masih berlanjut. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!





