KALTIMPOST.ID - Musim ini menjadi ujian berat bagi Arne Slot bersama Liverpool FC.
Setelah sukses mempersembahkan gelar Premier League dan mencapai final Piala Liga pada musim debutnya, performa Liverpool justru menurun. The Reds kini tersingkir dari Piala Liga dan tercecer di posisi kelima klasemen liga.
Harapan tersisa ada di Piala FA dan Liga Champions UEFA. Namun, tantangan berat sudah menanti.
Di Liga Champions, Liverpool harus membalikkan kekalahan 0-1 dari Galatasaray pada leg kedua babak 16 besar di Anfield, Kamis (19/3) dini hari.
Baca Juga: Sabalenka vs Rybakina Memanas, Kenapa Tak Bisa Jumpa di Final Miami Open 2026?
Secara agregat, selisih satu gol memang masih terbuka. Namun, Liverpool memiliki catatan buruk karena sudah dua kali kalah dari klub berjuluk Cimbom tersebut musim ini, termasuk saat bertandang ke Rams Park, Istanbul.
Situasi ini membuat posisi Slot mulai disorot. Sejumlah media Inggris menyebut masa depannya di AXA Training Centre bisa terancam jika gagal membawa tim lolos ke perempat final.
Mantan bek Liverpool yang kini menjadi pandit Sky Sports, Jamie Carragher, menilai tekanan terhadap Slot semakin besar.
“Slot pasti akan menghadapi kesulitan besar mendapatkan dukungan lagi dari Kopites,” ujarnya.
Meski demikian, Slot tetap optimistis. Ia yakin atmosfer Anfield bisa menjadi pembeda dalam laga penentuan tersebut.
“Kami dua kali kalah saat bermain di Turki. Kali ini kami bermain di kandang sendiri dengan dukungan luar biasa dari suporter,” katanya kepada Liverpool Echo.
Baca Juga: Lorenzo Bocorkan Acosta ke Ducati 2027, Bakal Jadi Duet Maut dengan Marquez?
Keyakinan serupa disampaikan gelandang Dominik Szoboszlai. Kapten timnas Hungaria itu menilai Liverpool selalu memiliki energi tambahan saat tampil di Anfield.
“Kami punya peluang lebih besar untuk menang dan lolos ketika bermain di kandang,” ujarnya, dikutip dari This Is Anfield.
Di sisi lain, performa impresif gelandang Gabriel Sara bersama Galatasaray berbuah manis. Ia mendapat panggilan pertama ke timnas Brasil.
Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, berpeluang memberi debut kepada Sara saat menghadapi Prancis pada 27 Maret.
Sara nantinya akan bergabung dengan kiper Liverpool, Alisson Becker, yang juga menjadi andalan Brasil.
Menariknya, perkembangan Sara turut dipantau Claudio Taffarel, pelatih kiper timnas Brasil yang pernah bekerja di Galatasaray dan Liverpool.
“Aku harus membuktikan bahwa mereka tidak salah memanggilku,” kata Sara kepada Fanatik. (*)
Editor : Ery Supriyadi