KALTIMPOST.ID – Kurang dari tiga bulan menjelang Piala Dunia 2026, timnas Prancis sudah berada di Boston, Amerika Serikat. Kedatangan mereka bukan untuk turnamen, melainkan menjalani uji coba internasional melawan Brasil di Gillette Stadium, Foxborough, Jumat (27/3) dini hari nanti (siaran langsung TVRI Sport pukul 04.00 Wita).
Laga ini menjadi sarana adaptasi awal bagi Prancis menuju Piala Dunia 2026. Sesampainya di Boston pada Selasa (24/3) sore waktu setempat, Les Bleus langsung menempati Hotel Four Seasons, yang bakal menjadi base camp mereka selama turnamen.
“Kami tidak banyak tidur di pesawat. Perjalanan memang panjang, tetapi selalu menyenangkan berada di Amerika Serikat,” kata gelandang Prancis Aurelien Tchouameni seperti dikutip dari L’Equipe. “Bagus bisa datang ke base camp kami untuk mulai beradaptasi,” imbuh pemain Real Madrid itu.
Baca Juga: Italia vs Irlandia Utara: Trauma 1958 Menghantui, Azzurri di Ujung Tanduk
Pertemuan dini hari nanti menjadi bentrokan pertama antara Prancis dan Brasil setelah 11 tahun. Terakhir kali keduanya bertemu di Stade de France pada 2015, dengan Brasil menang 3-1 pada uji coba internasional.
Prancis menurunkan hampir seluruh skuad terbaik mereka. Trio lini depan Ousmane Dembele (Paris Saint-Germain), Kylian Mbappe (Real Madrid), dan Michael Olise (Bayern Munchen) siap tampil. “Saya mengikuti proses pemulihan dan ingin kembali bermain secara bertahap. Saya berharap bisa tampil,” ujar Mbappe dikutip dari RFI.
Sementara itu, Brasil berada di bawah arahan Carlo Ancelotti yang tengah mencari stabilitas tim. Dari delapan laga bersama Don Carlo, Brasil meraih empat kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan.
Baca Juga: Antoine Griezmann Tinggalkan Atletico, Resmi Gabung Orlando City di MLS
“DNA Brasil adalah bakat, energi, dan kegembiraan. Saya ingin membandingkan sepak bola Brasil dengan karnaval,” kata Ancelotti. “Karnaval adalah hal baru bagi saya. Saya mengerti bahwa itu memiliki energi, kegembiraan, seni, dan bakat. Mengatur semuanya dengan waktu yang tepat harus diterapkan ke timnas,” imbuh mantan pelatih Real Madrid itu. (*)
Editor : Ery Supriyadi