Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PSM Makassar Kena Sanksi Beruntun dari Komdis PSSI dan FIFA

T


PSM Makassar
PSM Makassar


Advertisement

KALTIMPOST.ID-Nasib PSM Makassar sedang tidak baik-baik saja. Setelah hasil pertandingan yang kurang memuaskan, klub berjuluk Juku Eja itu kini harus menghadapi rentetan sanksi yang datang hampir bersamaan.

Terbaru, Komite Disiplin PSSI menjatuhkan denda total Rp150 juta kepada PSM Makassar. Hukuman tersebut merupakan dampak dari ulah suporter saat laga melawan Persita Tangerang di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Sulawesi Selatan, Senin (2/3/2026) malam. Dalam pertandingan itu, PSM kalah dengan skor 2-4.

Sanksi tersebut tertuang dalam sejumlah keputusan Komdis PSSI yang berkaitan dengan tanggung jawab klub terhadap perilaku penonton. PSM dinilai melanggar Pasal 70 Ayat 1 dan Ayat 2 Kode Disiplin PSSI Tahun 2025.

Advertisement

Pelanggaran pertama terjadi ketika suporter turun ke lapangan. Atas insiden itu, PSM dijatuhi denda Rp60 juta.

Pelanggaran kedua berkaitan dengan penggunaan flare oleh suporter. Dua flare dinyalakan di dalam stadion, bahkan disertai aksi pembakaran spanduk di lapangan. Untuk kejadian ini, Komdis kembali menjatuhkan denda Rp60 juta.

Sanksi ketiga muncul akibat aksi pelemparan botol air minum kemasan di area belakang bangku cadangan tim. Insiden tersebut membuat PSM kembali dikenai denda Rp30 juta.

Advertisement

Jika ditotal, Juku Eja harus membayar denda Rp150 juta atas tiga pelanggaran tersebut.

Masalah PSM tidak berhenti di situ. Sebelumnya, klub kebanggaan Sulawesi Selatan itu juga terkena sanksi dari badan sepak bola dunia, FIFA.

Sanksi yang dijatuhkan berupa larangan melakukan aktivitas transfer pemain selama tiga periode bursa transfer. Artinya, PSM tidak bisa mendaftarkan pemain baru hingga awal musim 2026/2027.

FIFA tidak menjelaskan secara rinci alasan hukuman tersebut. Namun dalam beberapa kasus sebelumnya, sanksi serupa biasanya berkaitan dengan persoalan finansial, seperti keterlambatan pembayaran gaji pemain atau pelatih.

Situasi ini semakin memperumit kondisi PSM yang juga sedang terseok-seok di kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2025/2026.

Dalam 13 pertandingan terakhir, PSM hanya mampu meraih satu kemenangan. Sisanya berakhir dengan tiga hasil imbang dan sembilan kekalahan.

Dari total 25 pertandingan yang sudah dijalani musim ini, PSM baru mencatat lima kemenangan, sembilan kali imbang, dan sebelas kali kalah. Raihan itu membuat mereka kini berada di posisi ke-13 klasemen dengan koleksi 24 poin.

Jika tren buruk ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin posisi PSM semakin terancam oleh tim-tim di bawahnya yang memiliki selisih poin cukup tipis.

Advertisement
Editor : Thomas Priyandoko
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tundukkan Garudayaksa FC 2-1 di Pakansari, Persib Bandung Melesat ke Posisi Lima Besar

Tundukkan Garudayaksa FC 2-1 di Pakansari, Persib Bandung Melesat ke Posisi Lima Besar

Persib Bandung menaklukkan Garudayaksa FC 2-1 di Pakansari. Tambahan tiga poin mengantar Maung Bandung naik ke posisi kelima klasemen.

Daftar Pemain Absen Jelang Laga Panas PSM vs Persebaya

Daftar Pemain Absen Jelang Laga Panas PSM vs Persebaya

Persebaya dihantui badai cedera jelang laga kontra PSM Makassar. Bernardo Tavares siapkan rotasi pemain demi jaga performa di Super League.

Tandang ke Segiri, Dewa United Usung Misi Curi Poin dari Markas Borneo FC Samarinda

Tandang ke Segiri, Dewa United Usung Misi Curi Poin dari Markas Borneo FC Samarinda

Dewa United Banten bakal bertandang ke Stadion Segiri. Mereka mengusung misi meraih poin sempurna saat bersua tuan rumah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer