Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nilai Pasar Mariano Peralta Melejit, Borneo FC Hadapi Ancaman Dibajak Klub Besar

Doni Aditya Haryono
Mariano Peralta
 Mariano Peralta dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Super League 2025/2026.

Advertisement

 

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Kenaikan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap rupiah mulai membuat klub-klub Indonesia waswas menghadapi musim 2026/2027. Namun, di tengah situasi tersebut, nama Mariano Peralta justru menjadi salah satu aset paling bernilai di Super League.

Winger andalan Borneo FC itu kini masuk dalam daftar pemain dengan nilai pasar tertinggi di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Berdasarkan data Transfermarkt, nilai pasar Peralta mencapai Rp 10,43 miliar.

Advertisement

Angka tersebut menempatkan pemain asal Argentina itu sejajar dengan sejumlah nama besar lain seperti Diego Campos, Thijmen Goppel, Teppei Yachida, dan Eliano Reijnders.

Nilai pasar Peralta melonjak seiring performa impresifnya bersama Borneo FC sepanjang musim lalu. Dia menjadi salah satu pemain paling produktif di Super League 2025/2026.

Peralta mencatatkan 20 gol dan 14 assist di semua kompetisi. Sementara berdasarkan data I.League, dia mengemas 18 gol dan 13 assist dalam 33 pertandingan liga.

Kontribusinya tidak hanya terlihat dari jumlah gol. Peralta juga tampil dominan dalam membangun serangan Borneo FC dengan akurasi umpan yang tinggi dan kemampuan menciptakan peluang dari sisi sayap.

Performa konsisten itu membuat namanya mulai dikaitkan dengan sejumlah klub besar, termasuk Persija Jakarta. Situasi kontraknya yang akan berakhir pada 30 Juni mendatang semakin memperbesar spekulasi soal masa depannya.

Di tengah tingginya nilai pasar pemain asing, Manajer Borneo FC Samarinda, Dandri Dauri, mengakui kondisi ekonomi saat ini membuat klub harus lebih berhati-hati dalam menyusun kekuatan tim.

Menurut Dandri, kenaikan kurs dolar memberikan dampak besar terhadap belanja pemain asing karena mayoritas kontrak menggunakan mata uang Amerika Serikat.

“Itulah yang saya maksud sekitar mungkin lima atau tujuh tahun yang lalu. Ada ketetapan angka yang harus menjadi standar dan itu harus disepakati agen-agen. Sehingga tidak semena-mena, bukan hanya mengantisipasi terkait naiknya dolar,” ujar Dandri.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Tundukkan Garudayaksa FC 2-1 di Pakansari, Persib Bandung Melesat ke Posisi Lima Besar

Tundukkan Garudayaksa FC 2-1 di Pakansari, Persib Bandung Melesat ke Posisi Lima Besar

Persib Bandung menaklukkan Garudayaksa FC 2-1 di Pakansari. Tambahan tiga poin mengantar Maung Bandung naik ke posisi kelima klasemen.

Daftar Pemain Absen Jelang Laga Panas PSM vs Persebaya

Daftar Pemain Absen Jelang Laga Panas PSM vs Persebaya

Persebaya dihantui badai cedera jelang laga kontra PSM Makassar. Bernardo Tavares siapkan rotasi pemain demi jaga performa di Super League.

Tandang ke Segiri, Dewa United Usung Misi Curi Poin dari Markas Borneo FC Samarinda

Tandang ke Segiri, Dewa United Usung Misi Curi Poin dari Markas Borneo FC Samarinda

Dewa United Banten bakal bertandang ke Stadion Segiri. Mereka mengusung misi meraih poin sempurna saat bersua tuan rumah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer