
BALIKPAPAN – Pelatih Bali United, Johnny Jansen, memastikan akan memberikan kesempatan lebih luas bagi para pemain muda dalam ajang League Cup 2026/27. Regulasi pembatasan tiga pemain asing dalam turnamen ini dinilai menjadi momentum tepat untuk merotasi skuad.
Johnny menyebutkan beberapa nama pemain muda seperti Arel dan Tim Geypens, sudah memiliki pengalaman bermain yang cukup baik di tim utama. Kini, ia berencana membawa beberapa pemain dari tim youth untuk merasakan atmosfer kompetisi resmi.
“Mudah-mudahan kamu punya kesempatan memberikan waktu bermain buat mereka,” katanya.
Terkait pemilihan pemain asing, termasuk Yachida, Johnny menegaskan keputusan tersebut didasarkan pada kebutuhan taktis tim. Ia menepis anggapan bahwa pemilihan pemain asing dilakukan semata-mata untuk mengimbangi komposisi lawan.
Menurutnya, Yachida cukup sempurna untuk memainkan pertandingan yang lebih banyak. Pemain asal Jepang itu memiliki kualitas untuk memastikan kemenangan untuk kami.
Di sisi lain, Johnny menanggapi statistik impresif Bali United yang mencatatkan lima tembakan per pertandingan di Super League. Menurutnya, hal tersebut merupakan hasil dari disiplin latihan yang diterapkan dalam setiap sesi persiapan.
Ia menegaskan bahwa konsistensi dalam latihan menjadi kunci utama terciptanya banyak peluang di lapangan. Fokus utamanya adalah membangun pola permainan yang mampu mengonversi setiap peluang menjadi gol untuk memuaskan suporter.
Ke depan, ia bahkan menargetkan efektivitas tinggi dalam penyelesaian akhir. Dengan harapan di masa depan, timnya mampu menciptakan tiga gol meski hanya melalui satu tembakan tepat sasaran.
"Apa yang bisa saya jelaskan adalah cara kami berlatih dan bermain. Jika kami ingin mencapai tujuan, saya tahu kami memiliki kualitas dari pemain yang bisa mewujudkan tujuan itu," tandasnya. (*)
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




