Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bontang Raih Peringkat 3 TPID Award 2025, Bukti Komitmen Kendalikan Inflasi  

A
Penulis: Adhiel kundhara❯

 

Pemkot Bontang memperoleh peringkat ketiga kategori Kabupaten/Kota Berprestasi Regional Kalimantan dalam ajang bergengsi TPID Award 2025.
Pemkot Bontang memperoleh peringkat ketiga kategori Kabupaten/Kota Berprestasi Regional Kalimantan dalam ajang bergengsi TPID Award 2025.

BONTANG - Kota Bontang kembali mengukir prestasi di level nasional. Dalam ajang bergengsi TPID Award 2025. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang berhasil meraih peringkat ke 3 kategori Kabupaten/Kota Berprestasi Regional Kalimantan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa upaya pengendalian inflasi yang dilakukan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Bontang berjalan efektif dan mendapat pengakuan pemerintah pusat.


Advertisement

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah (Rakorpusda) TPID 2025. Kota Bontang dinilai mampu menjaga stabilitas harga di tengah tekanan global, fluktuasi pasokan pangan, hingga tantangan distribusi di berbagai wilayah Kalimantan.

Pemerintah pusat menilai Bontang konsisten menjalankan inovasi program yang memperkuat ketahanan pangan serta menghadirkan kebijakan responsif terhadap dinamika inflasi. Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasinya kepada seluruh perangkat daerah dan stakeholder TPID yang telah bekerja keras.

“Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa kerja kolaboratif seluruh tim menunjukkan hasil positif. Kami bersyukur Bontang kembali mendapat kepercayaan sebagai daerah yang mampu menjaga inflasi tetap terkendali,” kata Neni.

Advertisement

Ia menegaskan bahwa prestasi ini tidak datang secara instan. TPID Bontang selama ini aktif menjalankan serangkaian program strategis, seperti penguatan distribusi pangan, pasar murah, pemantauan harga harian, hingga kerja sama dengan kelompok tani dan pelaku usaha. Semua langkah tersebut dirancang untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil dan pasokan tersedia sepanjang tahun.

“Tantangan ke depan tentu semakin kompleks. Ketahanan pangan harus diperkuat dan distribusi harus tetap lancar. Kami berharap penghargaan ini menjadi pemicu semangat semua pihak untuk menjaga Bontang tetap stabil,” tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkot Bontang memastikan akan terus mengoptimalkan upaya pengendalian inflasi melalui 4K framework, yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Efektif. Kerangka ini menjadi panduan utama dalam menjaga stabilisasi harga dan memastikan masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga wajar.

Advertisement

Neni juga menegaskan bahwa edukasi kepada masyarakat akan diperkuat, terutama melalui penyebaran informasi harga secara berkala dan kampanye belanja bijak. “Komunikasi efektif adalah kunci. Masyarakat harus mendapatkan informasi yang akurat agar tidak mudah terpengaruh isu yang dapat memicu gejolak harga,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

BMKG Minta Warga Kalimantan Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Hari Ini

BMKG Minta Warga Kalimantan Waspadai Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang Hari Ini

BMKG mengimbau warga Kalimantan waspada hujan lebat, petir & angin kencang hari ini (31/10). Potensi banjir rob juga mengintai pesisir.

BMKG Deteksi 1.106 Titik Panas di Kaltim, Waspada Udara Kabur dan Potensi Karhutla Sepekan Ke Depan

BMKG Deteksi 1.106 Titik Panas di Kaltim, Waspada Udara Kabur dan Potensi Karhutla Sepekan Ke Depan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) masih didominasi udara kabur.

Ramaikan HBD 2026 Regional Kalimantan, Vlogger dan Media Lokal Jelajahi Kota Raja

Ramaikan HBD 2026 Regional Kalimantan, Vlogger dan Media Lokal Jelajahi Kota Raja

HBD 2026 Regional Kalimantan makin semarak dengan touring 17 peserta, kehadiran vlogger, media lokal, hingga jelajah wisata Kota Raja.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer