Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Progres Pembangunan Offtake di Gunung Telihan Masih 74 Persen, Ini Penjelasan Dinas PUPRK Bontang

A
Penulis: Adhiel kundhara❯

MASIH DIKERJAKAN: Proyek pembangunan offtake SPAM di Kelurahan Gunung Telihan belum rampung dikerjakan oleh kontraktor.
MASIH DIKERJAKAN: Proyek pembangunan offtake SPAM di Kelurahan Gunung Telihan belum rampung dikerjakan oleh kontraktor.
 


Advertisement

BONTANG - Salah satu proyek Pemkot Bontang yang belum selesai hingga awal 2026 ini ialah pembangunan offtake SPAM di Kelurahan Gunung Telihan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Much Cholis Edi Prabowo mengatakan hingga saat ini progres pengerjaan masih di angka 74 persen.

“Memang ada pengerjaan yang molor dari batas waktu yakni di akhir tahun. Offtake Telihan itu contohnya,” kata pejabat yang akrab disapa Bowo itu.

Lambatnya proses pengerjaan ini dikarenakan progres pengadaan lahan melalui skema konsinyasi membutuhkan waktu panjang. Saat itu Pemkot Bontang menitipkan sejumlah uang ke Pengadilan Negeri Bontang untuk pengadaan lahan tersebut.

Advertisement

Skema itu dipilih lantaran ketika ada masalah gugatan lahan maka Pemkot masih bisa melakukan pengerjaan. Sembari menunggu proses hukum berjalan inkrah.

“Proses tahapannya lumayan panjang,” ucapnya.

Akibat dari ini kontraktor diberikan pemberian kesempatan. Meskipun demikian kompensasi tetap dijatuhkan kepada kontraktor. Namun Bowo tidak menyebutkan secara rinci berapa nominal kompensasi dari nilai kontrak.

Advertisement

“Durasinya pemberian kesempatan ini terhitung tiga bulan lagi,” tutur dia.

Selain itu, Bowo juga tidak membeberkan volume pengerjaan sisa yang harus diselesaikan. Diketahui, proyek ini dikucurkan Rp21,9 miliar. Nominal ini termasuk dengan pemasangan pipa yang terhubung dengan WTP Bhayangkara milik Perumda Tirta Taman.

Pemasangan pipa ini terbentang dari Jalan Brigjen Katamso hingga S Parman. Lahan yang dibebaskan untuk offtake SPAM ini seluas 2.240 meter persegi.

Nantinya infrastruktur ini digunakan untuk menampung distribusi air dari bahan baku di lubang bekas tambang milik PT Indominco Mandiri. Khusus untuk pengerjaan di area bahan baku dan pemasangan pipa hingga offtake menjadi kewenangan Pemprov Kaltim.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Perumda Tirta Taman Siapkan Interkoneksi Jaringan Offtake dari Void IMM, Target Fabrikasi Rampung Bulan Ini

Perumda Tirta Taman Siapkan Interkoneksi Jaringan Offtake dari Void IMM, Target Fabrikasi Rampung Bulan Ini

Perumda Tirta Taman Bontang mempercepat persiapan interkoneksi jaringan air dengan offtake proyek air baku dari void PT Indominco Mandiri.

Genting! 10 Ribu Pekerja Tambang di Kutim Terancam PHK Massal, Sektor Wisata dan Hotel Siap-Siap Kena Efek Domino!

Genting! 10 Ribu Pekerja Tambang di Kutim Terancam PHK Massal, Sektor Wisata dan Hotel Siap-Siap Kena Efek Domino!

Sinyal bahaya ketenagakerjaan di Kutim! Imbas pemangkasan kuota RKAB, 10 ribu buruh tambang di 4 perusahaan raksasa terancam PHK massal.

PUPR Mahulu Benahi SPAM, Andalkan Sumber Mata Air untuk Penuhi Kebutuhan 20 Tahun ke Depan

PUPR Mahulu Benahi SPAM, Andalkan Sumber Mata Air untuk Penuhi Kebutuhan 20 Tahun ke Depan

Penampungan air gunung dari Simpang Aguan sudah befungsi dan jadi sumber air bersih yang bisa dinikmati masyarakat sebagai sumber air baku.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer