Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Diskes Pastikan Angka Kematian DBD Tidak Bertambah, Total 18 Kasus 

A
Penulis: Adhiel kundhara❯
WASPADA: Kasus DBD di Bontang pada bulan ini mengalami lonjakan dibandingkan April lalu. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP
WASPADA: Kasus DBD di Bontang pada bulan ini mengalami lonjakan dibandingkan April lalu. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Advertisement

BONTANG- Dinas Kesehatan (Diskes) Bontang memastikan tidak ada tambahan kasus kematian akibat demam berdarah dengue (DBD). Sebelumnya terdapat kabar bahwa ada perempuan berusia 22 tahun di Berebas Tengah meninggal dunia akibat DBD. 

Penanggung Jawab DBD Diskes Bontang Siti Rahimah mengatakan, korban tersebut meninggal akibat penyakit lain. "Jadi korban meninggal akibat radang selaput otak atau encepalitis," kata Imah. 

Diskes pun telah mengonfirmasi tersebut ke rumah sakit bersangkutan. Pasalnya sebelumnya korban mendapatkan penanganan medis di salah satu rumah sakit swasta Kota Bontang. 

Advertisement

"Jadi bukan meninggal dunia akibat DBD. Kami (Diskes) sudah konfirmasi ke salah satu rumah sakit," ucapnya. 

Satu kasus kematian yang tercatat Diskes terjadi pada Maret lalu. Kematian menyasar anak di Kelurahan Gunung Elai.

Meski demikian jumlah kasus positif DBD tahun ini mengalami peningkatan. Pada April lalu tercatat 15 kasus DBD di Bontang. Sementara mulai 1 hingga 28 Mei ini tercatat 18 kasus DBD. 

Advertisement

Mengacu data Diskes, kasus terbanyak terjadi di Kelurahan Tanjung Laut Indah. Totalnya 10 kasus positif DBD. Disusul Tanjung Laut dan Belimbing masing-masing dua kasus. Sisanya tersebar di Kelurahan Api-Api, Berbas Pantai, Berebas Tengah, dan Kanaan. Masing-masing satu kasus positif DBD. 

Meski demikian, warga tidak boleh lengah dengan menurunnya kasus DBD. Apalagi beberapa hari belakangan Bontang kerap diguyur hujan. Cuaca demikian jika terdapat media yang bisa menampung udara menjadi sarana perkembangbiakkan nyamuk Aedes aegypti. 

Warga juga diminta untuk menutup tempat penampungan udara, menaruh bubuk abate di bak mandi, hingga menjaga tempat penampungan udara. Meliputi vas bunga, tatakan dispenser, hingga drum. 

Upaya pengasapan bukanlah menjadi jurus yang ampuh. Pasalnya fogging hanya bisa membunuh nyamuk dewasa. Sementara jentik tetap bisa berkembang meskipun dilakukan langkah-langkah tersebut. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Data Kualitas Udara di Bontang Beragam, Diskes Imbau Warga Tetap Waspada

Data Kualitas Udara di Bontang Beragam, Diskes Imbau Warga Tetap Waspada

Kualitas udara di Kota Bontang menunjukkan perbedaan cukup mencolok berdasarkan titik pemantauan dan sumber data.

Sempat Alokasikan Rp 46 Miliar, Begini Nasib RS Taman Sehat Bontang

Sempat Alokasikan Rp 46 Miliar, Begini Nasib RS Taman Sehat Bontang

Pemkot Bontang siapkan kelanjutan pembangunan RS Taman Sehat tahun depan. Diskes kebut berkas perizinan dan Andalalin jelang lelang kontrak.

Waspada Demam Berdarah! Gunung Telihan Terbanyak Catat Kasus Positif DBD di Bontang

Waspada Demam Berdarah! Gunung Telihan Terbanyak Catat Kasus Positif DBD di Bontang

PENGASAPAN: Jika terdapat penyebaran kasus DBD di kawasan tertentu maka Diskes Bontang melakukan fogging area. (FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP)

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer