Warga Bontang Kini Bisa Pantau Sebaran DBD per RT, Dinkes Siapkan Peta Digital

KALTIMPOST.ID, BONTANG – Masyarakat Bontang kini dapat memantau penyebaran kasus demam berdarah dengue (DBD) secara lebih mudah melalui situs digital yang disediakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Bontang.
Platform bernama Begawai (Bersatu Cegah DBD dengan Inovasi Nyamuk Berwolbachia) tersebut menyajikan berbagai informasi terkait kasus DBD, mulai dari jumlah laporan, lokasi penyebaran, hingga perkembangan kasus secara berkala.
Penanggung Jawab DBD Dinkes Bontang, Siti Rahimah, mengatakan situs tersebut dirancang untuk memudahkan masyarakat memperoleh informasi terkait kondisi DBD di Kota Taman.
Menurut dia, lokasi kasus positif DBD telah dipetakan secara digital berdasarkan wilayah kelurahan hingga tingkat RT.
“Bahkan peta yang ada di situs bisa membaca lokasi berdasarkan RT. Ini merupakan bentuk inovasi dari kami,” ujar Siti Rahimah.
Selain memuat peta sebaran kasus, situs tersebut juga menampilkan data pasien berdasarkan kelompok usia serta perkembangan kasus dari minggu ke minggu.
Informasi itu diharapkan dapat menjadi referensi bagi masyarakat, tenaga kesehatan, hingga kalangan media dalam memantau situasi DBD di Bontang.
Berdasarkan data Juni 2026, terdapat lima kasus positif DBD yang tersebar di tiga kelurahan. Rinciannya, masing-masing dua kasus ditemukan di Kelurahan Loktuan dan Tanjung Laut, serta satu kasus di Kelurahan Berebas Tengah.
Meski jumlah kasus positif hanya lima, Dinkes mencatat terdapat 32 notifikasi dengue selama periode tersebut.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




