Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Imbas Terbatas Dana, Deretan Proyek Ditunda oleh Pemkot Bontang

A
Penulis: Adhiel kundhara❯
TERBESAR: Anggaran yang sudah diplot untuk revitalisasi Waduk Kanaan tidak jadi dikucurkan pasca Pemkot membatalkan penganggaran pada tahun ini. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP
TERBESAR: Anggaran yang sudah diplot untuk revitalisasi Waduk Kanaan tidak jadi dikucurkan pasca Pemkot membatalkan penganggaran pada tahun ini. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Advertisement

BONTANG- Keterbatasan kemampuan fiskal memaksa Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang merasionalisasi sejumlah program pembangunan pada APBD 2026. Dampaknya, berbagai proyek fisik yang sebelumnya telah direncanakan terpaksa ditunda agar kondisi keuangan daerah tetap seimbang.

Berdasarkan hasil penelusuran Kaltim Post, total nilai proyek yang ditunda mencapai sekitar Rp358,4 miliar. Nilai tersebut mencakup proyek yang dibatalkan sementara maupun pekerjaan yang dijadwalkan ulang akibat penyesuaian anggaran.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan pemerintah harus menyusun kembali skala prioritas belanja daerah. Di tengah tekanan fiskal, anggaran lebih difokuskan untuk menjaga pelayanan publik serta program yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Advertisement

"Kami memilih mempertahankan program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat. Sementara kegiatan fisik yang masih memungkinkan untuk ditunda akan dijadwalkan kembali ketika kemampuan keuangan daerah lebih baik," kata Neni, Kamis (16/7/2026).

Salah satu proyek yang tertunda ialah pembangunan Rumah Sakit Tipe D senilai Rp46 miliar. Proyek tersebut direncanakan memanfaatkan bangunan Labkesda dan Public Safety Center (PSC) sebagai fasilitas layanan kesehatan baru. Namun, pelaksanaannya belum bisa dilakukan karena proses administrasi, termasuk penyempurnaan dokumen teknis, belum seluruhnya selesai.

Renovasi GOR Taman Prestasi dengan pagu Rp8,1 miliar juga belum dapat dilaksanakan. Perbaikan gedung olahraga itu semula diproyeksikan untuk mendukung Bontang sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Kalimantan Timur.

Advertisement

Di sektor olahraga, pembangunan lapangan minisoccer Berbas Pantai senilai Rp13,8 miliar ikut masuk daftar penundaan. Program tersebut sebelumnya menjadi bagian dari janji kepala daerah untuk menghadirkan sarana olahraga di 15 kelurahan.

Pemkot juga menunda pemasangan Aluminium Composite Panel (ACP) pada Kantor Wali Kota Bontang yang dianggarkan Rp5 miliar. Awalnya, pekerjaan itu dirancang untuk menekan biaya pemeliharaan gedung yang selama ini cukup besar.

Selain itu, rencana pengadaan mess Pemkot Bontang di Jakarta senilai Rp8 miliar belum direalisasikan. Pengadaan aset tersebut sebelumnya diproyeksikan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi beban biaya sewa penginapan pemerintah daerah.

Sementara itu, proyek pembangunan Waduk Kanaan tetap masuk dalam perencanaan pemerintah melalui skema kontrak tahun jamak (multiyears). Nilai pembangunan fisiknya mencapai Rp265,8 miliar, yang akan dibiayai secara bertahap mulai 2026 hingga 2028. 

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

LAPSUS: Anggaran Porprov Kaltim 2026 Belum Cair, Ketua KONI Bontang Rogoh Kocek Pribadi

LAPSUS: Anggaran Porprov Kaltim 2026 Belum Cair, Ketua KONI Bontang Rogoh Kocek Pribadi

KONI Bontang siapkan 876 atlet untuk Porprov Kaltim 2026. Terkendala anggaran, ketua KONI talangi DP penginapan dengan uang pribadi.

Reaktivasi Kilang PT Badak NGL Bontang Perlu 500 Pekerja, Pemkot Usulkan 75 Persen Pekerja Lokal

Reaktivasi Kilang PT Badak NGL Bontang Perlu 500 Pekerja, Pemkot Usulkan 75 Persen Pekerja Lokal

Reaktivasi kilang Badak NGL Bontang diperkirakan butuh 500 pekerja. Pemkot usulkan 75 persen tenaga kerja lokal untuk proyek 2027.

Penanganan Jalan MT Haryono Bontang Masuk RKPD 2027, Realisasi Masih Tunggu Kepastian Anggaran

Penanganan Jalan MT Haryono Bontang Masuk RKPD 2027, Realisasi Masih Tunggu Kepastian Anggaran

Penanganan Jalan MT Haryono Bontang masuk RKPD 2027, tetapi realisasinya masih menunggu kepastian anggaran dan pembagian pagu APBD.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer