Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Air Menguning Saat Cuci Ompreng, SPPG Gunung Elai 2 Bontang Setop Operasional

A
Penulis: Adhiel kundhara❯
SETOP SEMENTARA: Distribusi MBG dari SPPG Gunung Elai 2 terhenti akibat suplai air kurang layak untuk mencuci ompreng. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP
SETOP SEMENTARA: Distribusi MBG dari SPPG Gunung Elai 2 terhenti akibat suplai air kurang layak untuk mencuci ompreng. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

Advertisement

BONTANG- Bukan karena bahan makanan, distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Gunung Elai 2 Bontang terhenti. Persoalannya justru datang dari air. Saat digunakan mencuci ompreng, air mulai berubah warna menjadi kuning hingga dinilai kurang layak.

Kepala SPPG Gunung Elai 2 Amran mengatakan kondisi tersebut ditemukan saat pengecekan proses pencucian ompreng pada pagi hari. Air yang digunakan untuk kebutuhan tersebut berasal dari distribusi air perusahaan.

“Sekitar pukul 20.00 sampai 21.00 saat cuci ompreng, airnya mulai berwarna kuning,” kata Amran.

Advertisement

Temuan itu langsung ditindaklanjuti dengan melakukan konfirmasi kepada mitra dan melaporkannya kepada atasan. Dari arahan tersebut, operasional dapur kemudian dihentikan sementara.

Keputusan itu juga dituangkan dalam surat resmi SPPG Gunung Elai 2 tertanggal 2 September 2026. Dalam surat tersebut disebutkan, penghentian distribusi MBG berlaku mulai 3 September 2026 karena adanya penurunan kualitas air di SPPG.

Amran menjelaskan, air yang bermasalah digunakan untuk mencuci ompreng dan peralatan dapur. Sementara air untuk memasak berasal dari sumber berbeda dan melalui proses penyaringan.

Advertisement

“Kalau untuk masak, airnya dari perusahaan dan difilter. Jadi berbeda,” ucapnya. Persoalan air ini berkaitan dengan adanya perbaikan kebocoran pada jaringan distribusi air perusahaan di kawasan HOP 4, 5, dan 6. Berdasarkan informasi yang diterima Amran, aliran air akan dimatikan sementara untuk proses perbaikan.

Selama aliran dihentikan, SPPG mengandalkan persediaan air yang tersimpan di tandon. Amran menyebut persediaan air pada malam sebelumnya masih cukup untuk kebutuhan dapur, meski kapasitas tandon belum sempat dipastikannya.

“Untuk tandon semalam lumayan terisi untuk penggunaan keperluan dapur,” tutur dia.  Namun, persediaan tersebut tidak serta-merta membuat operasional dilanjutkan. Saat pengecekan, air untuk mencuci ompreng tetap menunjukkan kualitas yang kurang layak.

Bahkan setelah ompreng dicuci, Amran menyebut masih terdapat bercak pada sejumlah wadah. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena peralatan makan harus dipastikan bersih sebelum kembali digunakan untuk distribusi makanan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

MBG SPPG Gunung Elai 2 Kembali Normal, Pasca Dapur Jalani General Cleaning

MBG SPPG Gunung Elai 2 Kembali Normal, Pasca Dapur Jalani General Cleaning

Distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) SPPG Gunung Elai 2 Bontang kembali normal usai kendala air teratasi dan dapur direnovasi.

Bahlil, Pigai hingga Raja Juli Masuk Daftar Menteri dengan Nilai Terendah, Ini Hasil Surveinya

Bahlil, Pigai hingga Raja Juli Masuk Daftar Menteri dengan Nilai Terendah, Ini Hasil Surveinya

Survei Celios dan Kabinet Bayangan menempatkan Bahlil Lahadalia, Natalius Pigai, dan Raja Juli Antoni sebagai 3 menteri dengan skor terendah

Distribusi MBG Gunung Elai 2 Bontang Terhenti, 2.375 Penerima Terdampak

Distribusi MBG Gunung Elai 2 Bontang Terhenti, 2.375 Penerima Terdampak

Sedikitnya ada 2.375 penerima MBG yang harus terdampak dengan penghentian sementara SPPG Gunung Elai 2 Bontang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer