Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Stunting Bontang Turun 14,03 Persen, Neni Bidik Satu Digit

A
Penulis: Adhiel kundhara❯
Pemkot Bontang terus memperkuat program penanganan stunting untuk menurunkan prevalensi dari 14,03 persen menjadi satu digit. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)
Pemkot Bontang terus memperkuat program penanganan stunting untuk menurunkan prevalensi dari 14,03 persen menjadi satu digit. (ADIEL KUNDHARA/KALTIM POST)

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, BONTANG – Pemkot Bontang terus menggenjot penurunan angka stunting. Dari sekitar 19 persen saat Neni Moerniaeni mulai menjabat sebagai wali kota, prevalensi stunting kini disebut turun menjadi 14,03 persen.

Capaian tersebut belum membuat pemerintah berpuas diri. Target berikutnya dipatok lebih agresif, yakni menurunkan angka stunting hingga satu digit atau di bawah 10 persen.

Advertisement

Target itu disampaikan Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dalam Rapat Paripurna Ke-3 Masa Persidangan I DPRD Bontang, Senin (7/9/2026). Agenda tersebut membahas penyampaian nota keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kota Bontang Tahun Anggaran 2026.

Neni menegaskan, penurunan angka stunting harus terus dilanjutkan hingga mencapai target yang ditetapkan pemerintah.

Advertisement

“Target kita tahun akhir tahun ini stunting di satu digit,” kata Neni.

Ia menyebut prevalensi stunting Bontang saat ini berada di angka 14,03 persen. Angka itu menurun dibandingkan sekitar 19 persen pada awal masa kepemimpinannya.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator yang terus didorong melalui penguatan program kesehatan serta intervensi terhadap kelompok yang berisiko mengalami stunting.

Penanganan stunting juga menjadi salah satu sektor yang mendapat perhatian dalam pemanfaatan dana apresiasi dari pemerintah pusat. Bontang sebelumnya meraih predikat Terbaik I kategori Penurunan Tingkat Pengangguran pada Mei 2026.

Atas capaian tersebut, Pemkot Bontang memperoleh dana apresiasi sebesar Rp3 miliar. Dana tersebut telah diadministrasikan dalam struktur Perubahan APBD 2026.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Anggaran Bontang Menyusut, Pembangunan Gedung C RSUD Taman Husada Terancam?

Anggaran Bontang Menyusut, Pembangunan Gedung C RSUD Taman Husada Terancam?

Pembangunan Gedung C RSUD Taman Husada Bontang terancam batal akibat keterbatasan anggaran APBD 2027. Simak penjelasan Direktur Utama.

Anggaran Dipangkas Setengahnya, 244 Titik Lampu Jalan Lingkungan di Bontang Tetap Dipasang

Anggaran Dipangkas Setengahnya, 244 Titik Lampu Jalan Lingkungan di Bontang Tetap Dipasang

Dinas Perkimtan Bontang sesuaikan anggaran PJL 2026 jadi Rp4,3 miliar. Sebanyak 244 titik lampu di 15 kelurahan siap dikerjakan.

Pesta HUT Bontang dan BCC 2026 Ditiadakan, Neni Moerniaeni: Dananya untuk Warga Miskin

Pesta HUT Bontang dan BCC 2026 Ditiadakan, Neni Moerniaeni: Dananya untuk Warga Miskin

Pemkot Bontang pangkas anggaran seremonial HUT Bontang 2026 dan tiadakan BCC demi prioritas bansos. Wali Kota sebut defisit capai Rp 1,5 T.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer