KALTIMPOST.ID-Pembukaan pendidikan dasar Satuan Pengamanan (Satpam) Gada Pratama Angkatan II yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bontang dimulai, Senin (20/10).
Kegiatan berlangsung di Lamin Kodim 0908/Bontang dan dihadiri berbagai pihak. Mulai Sekkot Bontang Aji Erlynawati yang mewakili wali kota, Ketua Baznas Kuba, perwakilan Dandim 0908, Polres Bontang, Disnaker, Kementerian Agama, perbankan, tokoh masyarakat, hingga seluruh peserta pelatihan.
Aji Erlynawati secara resmi membuka kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pelatihan itu merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah dan Baznas dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bontang.
“Pelatihan dasar satpam ini bukan sekadar kursus keterampilan, melainkan sebuah investasi SDM. Kami berharap peserta dapat menjaga integritas, disiplin, dan dedikasi karena profesi satpam adalah profesi mulia yang berperan penting dalam menjaga keamanan masyarakat,” ujar pejabat yang akrab disapa Iin itu.
Ia menambahkan kegiatan seperti itu sejalan dengan komitmen Pemkot Bontang dalam memperkuat kapasitas tenaga kerja dan membuka peluang kerja yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara itu, Kuba menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya pelatihan.
Ia menjelaskan, pelatihan Satpam Gada Pratama itu dibiayai sepenuhnya dari dana zakat aparatur sipil negara (ASN) Bontang.
Sehingga peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan peserta muslim yang telah lolos seleksi ketat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa zakat bisa dikelola secara produktif. Tidak hanya membantu secara konsumtif, tetapi juga memberdayakan masyarakat agar memiliki keahlian dan kesempatan kerja yang lebih baik,” ujarnya.
Menurutnya, program itu menjadi salah satu bentuk nyata pemanfaatan dana zakat untuk mencetak tenaga kerja profesional yang memiliki sertifikasi resmi dan siap bekerja di berbagai sektor pengamanan.
Kegiatan itu diikuti 165 peserta yang telah melalui proses seleksi. Pelatihan berlangsung selama lima hari. Mulai 20 hingga 25 Oktober 2025.
Dalam pelatihan tersebut, peserta akan mendapatkan pembekalan terkait tugas, tanggung jawab, etika profesi, serta kemampuan teknis dasar pengamanan sesuai standar Gada Pratama.
Kuba berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh agar dapat lulus dan memperoleh sertifikat resmi Satpam Gada Pratama yang akan menjadi modal penting dalam memasuki dunia kerja.
“Kami berharap peserta serius dan disiplin. Sertifikat yang diperoleh nantinya akan sangat membantu dalam membuka peluang kerja di bidang keamanan,” tuturnya.
Pelatihan Satpam Gada Pratama Angkatan II itu diharapkan mampu melahirkan tenaga pengamanan yang profesional, bersertifikat, dan berdaya saing tinggi.
Sekaligus menjadi langkah nyata Baznas Bontang dalam mengoptimalkan zakat untuk pemberdayaan ekonomi umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (rd)
Editor : Romdani.