Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Karena Alasan Ini, Pemkot Bontang Anggarkan Pemasangan ACP untuk Kantor Wali Kota, Dapat Kucuran Rp 8,8 Miliar, Intip Keuntungannya

Adhiel kundhara • Kamis, 5 Februari 2026 | 11:52 WIB
BAKAL BERUBAH: Bangunan Kantor Wali Kota Bontang akan dipasang alumunium composite panel (ACP) pada tahun ini. ADIEL KUNDHARA/KP
BAKAL BERUBAH: Bangunan Kantor Wali Kota Bontang akan dipasang alumunium composite panel (ACP) pada tahun ini. ADIEL KUNDHARA/KP

 

KALTIMPOST.ID, BONTANG-Pembenahan kantor Wali Kota Bontang dianggarkan pada tahun ini. Program tersebut difokuskan pada pemasangan aluminium composite panel (ACP) guna mempercantik sekaligus memodernisasi tampilan bangunan pusat pemerintahan.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan, pembenahan itu menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan wajah perkantoran yang lebih representatif, modern, dan nyaman bagi aparatur maupun masyarakat.

Menurutnya, gedung perkantoran di lingkungan Pemkot Bontang sudah cukup lama tidak mengalami pembaruan signifikan. Karena itu, pemasangan ACP dinilai penting untuk meningkatkan estetika bangunan sekaligus menyesuaikan dengan konsep kota modern.

“Kurang lebih sudah 10 sampai 15 tahun belum ada pembenahan besar. Kami ingin kantor wali kota tampil lebih cantik, kekinian, dan modern,” kata Neni.

Pemasangan ACP pada gedung kantor wali kota Bontang di Bontang Lestari diharapkan mampu memberikan kesan rapi dan profesional. Material ACP dikenal memiliki daya tahan tinggi terhadap cuaca serta mampu memperindah tampilan bangunan.

Selain meningkatkan estetika, pembenahan gedung perkantoran juga bertujuan menciptakan kenyamanan bagi aparatur sipil negara (ASN) dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Dengan fasilitas yang lebih baik, diharapkan kinerja pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

“Tidak hanya mempercantik, tapi juga mendukung kenyamanan kerja dan pelayanan. Kami ingin kantor pemerintahan menjadi representasi kota yang modern,” ucapnya.

Selama ini bangunan tersebut hanya dilakukan pengecatan. Biayanya juga tidak sedikit dikeluarkan Pemkot Bontang. Dengan pemasangan ACP, diharapkan meminimalisasi upaya pengecatan secara berkala.

Diketahui, melalui Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP), biaya untuk pemasangan ACP senilai Rp 8,8 miliar.

Pemkot Bontang juga berencana melakukan pembenahan secara bertahap pada Graha Taman Praja. Upaya tersebut merupakan bagian dari penataan kawasan pemerintahan di Bontang Lestari agar lebih tertata dan selaras dengan visi kota modern.

Meski fokus pada pembaruan tampilan bangunan, Neni memastikan aspek keamanan dan mitigasi tetap menjadi prioritas. Setiap pekerjaan akan melalui perhitungan teknis yang matang guna menjamin keamanan bangunan dan pengguna.

“Mitigasi tetap diperhitungkan. Semua pasti ada perencanaannya, termasuk aspek keamanan dan jalur evakuasi,” tutur dia.

Dia berharap pembenahan gedung Kantor Wali Kota Bontang dapat menjadi langkah awal memperindah wajah kota secara keseluruhan. Pemerintah juga mengajak masyarakat ikut menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan agar Bontang semakin tertata.

“Doakan saja semoga kota kita semakin indah. Kalau lingkungan kantor rapi dan modern, tentu akan berdampak pada wajah kota secara keseluruhan,” terangnya.

Sementara Pj Sekkot Bontang Akhmad Soeharto menjelaskan pemasangan ACP tidak menyasar selurus sisi dinding luar kantor wali kota. Mengingat keterbatasan anggaran saat ini. "Kemungkinan hanya bagian depan saja," pungkasnya. (*)

Editor : Dwi Restu A
#bontang #pemkot bontang #Pemasangan ACP #8 miliar