Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Banjir Rendam Delapan RT di Guntung Bontang, Air Capai Pinggang Warga Sejak Dini Hari

Adhiel kundhara • Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:43 WIB
DAMPAK BANJIR: Salah satu RT di Kelurahan Gunung terendam air luapan sungai akibat intensitas hujan yang terjadi sejak Jumat (13/2) malam.
DAMPAK BANJIR: Salah satu RT di Kelurahan Gunung terendam air luapan sungai akibat intensitas hujan yang terjadi sejak Jumat (13/2) malam.

KALTIMPOST.ID, BONTANG - Banjir kembali melanda wilayah Kelurahan Guntung, Kota Bontang, Sabtu (14/2/2026). Sedikitnya delapan rukun tetangga (RT) terdampak akibat luapan air yang mulai naik sejak dini hari.

Lurah Guntung Denny Febryan mengatakan, banjir mulai meluap ke permukiman warga sekitar pukul 03.00 Wita. Hingga siang ini, genangan air masih tinggi dan terus dipantau oleh pihak kelurahan.

“Air mulai meluap sekitar jam tiga subuh. Saat ini kami masih memantau perkembangan di lapangan,” kata Denny.

Berdasarkan data sementara, banjir merendam delapan RT di wilayah Kelurahan Guntung, yakni RT 14, RT 06, RT 15, RT 09, RT 02, RT 11, RT 16 dan RT 04. Namun jumlah kepala keluarga (KK) yang terdampak masih dalam proses pendataan oleh pihak kelurahan.

“Data KK terdampak masih kami hitung. Saat ini masih pendataan di lapangan,” ucapnya.

Denny menyebutkan, ketinggian air tertinggi terjadi di RT 14 dan RT 16. Di dua wilayah tersebut, genangan air sudah mencapai pinggang orang dewasa dan mengganggu aktivitas warga.

Ia menambahkan, banjir kali ini merupakan kejadian kedua yang masuk dalam kategori risiko manajemen bencana (RMB) di wilayah tersebut. Kondisi ini membuat pemerintah kelurahan meningkatkan kewaspadaan dan pemantauan di seluruh titik terdampak.

Meski banjir telah merendam permukiman warga, hingga saat ini dapur umum belum didirikan. Pihak kelurahan masih fokus melakukan pemantauan dan pelaporan kondisi terkini kepada instansi terkait, termasuk pemerintah kota dan dinas sosial.

“Untuk saat ini kami masih memantau dan melaporkan. Bantuan dari dinas sosial juga belum ada,” tutur dia.

Kelurahan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan penanganan banjir dapat segera dilakukan. Selain itu, pendataan warga terdampak menjadi prioritas untuk menentukan kebutuhan mendesak di lapangan.

Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan kenaikan air, terutama jika intensitas hujan kembali meningkat. Kelurahan juga meminta warga menjaga keselamatan dan segera melapor apabila kondisi banjir semakin parah. (*)

Editor : Duito Susanto
#Banjir Bontang #Kelurahan Guntung #intensitas hujan #Kota Bontang #pemkot bontang #dapur umum #dinas sosial