BONTANG- Pemkot Bontang bergerak cepat menangani dampak kebakaran yang terjadi di kawasan Berbas Tengah. Wali Kota Neni Moerniaeni memastikan para korban segera mendapatkan hunian sementara dengan memanfaatkan fasilitas rumah susun sederhana sewa (rusunawa) yang tersebar di beberapa wilayah.
Langkah tanggap darurat ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga terdampak. Sekaligus menjamin mereka tetap memiliki tempat tinggal layak pascakebakaran.
Neni mengarahkan korban untuk menempati rusunawa yang berada di Loktuan, Api-Api, dan Guntung. Ia juga menegaskan bahwa para korban tidak perlu memikirkan biaya sewa dalam waktu dekat.
“Silakan dipilih sesuai kebutuhan. Pemerintah akan menanggung biaya sewa selama tiga bulan,” kata Neni.
Kebijakan pembebasan biaya sewa ini diharapkan mampu meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Selama masa tersebut, Pemkot akan memberikan ruang bagi korban untuk memulihkan kondisi ekonomi mereka secara bertahap.
Berdasarkan data sementara, kebakaran yang terjadi di RT 21 Berbas Tengah menghanguskan empat bangunan. Rinciannya terdiri dari dua bangunan bangsalan masing-masing empat pintu serta dua rumah pribadi. Secara keseluruhan, peristiwa ini berdampak pada 10 kepala keluarga (KK) atau sekitar 30 jiwa.
Namun, dari jumlah tersebut, tercatat sebanyak empat KK dengan total 20 jiwa merupakan korban terdampak langsung yang kehilangan tempat tinggal.
Selain menyediakan hunian sementara, Pemkot juga bergerak menyalurkan bantuan kebutuhan dasar. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia dan disalurkan melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos PM) Bontang.
Distribusi bantuan turut didukung oleh pihak kelurahan yang telah mendirikan posko darurat. Seluruh bantuan dari masyarakat saat ini dipusatkan di posko tersebut untuk memudahkan penyaluran agar lebih tepat sasaran.
“Kelurahan sudah membuka posko, jadi bantuan warga bisa terkonsentrasi dan terkoordinasi dengan baik,” ucapnya.
Diketahui sebelumnya, kebakaran terjadi di Jalan Veteran, Gang Intan, pada Minggu (22/3/2026). Api diduga berasal dari salah satu rumah warga sebelum akhirnya merambat cepat ke bangunan lain di sekitarnya. (*)
Editor : Ismet Rifani