Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pembangunan Polder Tanjung Laut Masih Tunggu Dua Warga Karena Ini

Adhiel kundhara • Jumat, 27 Maret 2026 | 16:32 WIB

DIKEBUT: Warga masih berupaya menyelesaikan hunian baru akibat lokasi lama terkena rencana pembangunan Polder Tanjung Laut. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP
DIKEBUT: Warga masih berupaya menyelesaikan hunian baru akibat lokasi lama terkena rencana pembangunan Polder Tanjung Laut. FOTO: ADIEL KUNDHARA/KP

BONTANG- Pembangunan polder Tanjung Laut di Jalan Selat Karimata belum dimulai hingga saat ini. Kabarnya, rencana pengerjaan infrastruktur ini masih menunggu dua warga yang masih dalam tahap perampungan pembangunan hunian di lokasi baru.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK) Much Cholis Edi Prabowo mengatakan lokasi yang telah dibebaskan terdapat 38 bidang. Dari jumlah tersebut ada 18 bangunan di atasnya.

“Masih ada dua yang menunggu proses pindah rumah. Ini berdasarkan hasil rapat terakhir dengan warga,” kata pejabat yang akrab disapa Bowo ini, Jumat (27/3/2026).

Pada pertemuan tersebut warga tersebut meminta warga agar pembangunan hunian baru rampung. Dinas PUPRK Bontang pun memberikan batas waktu hingga awal April mendatang.

“Itu kami penuhi. Karena saat ini pembangunan hunian baru belum selesai,” ucapnya.

Sebelumnya Dinas PUPRK memakai skema konsinyasi untuk pembebasan lahan polder. Anggaran yang digelontorkan untuk pembebasan lahan mencapai Rp38 miliar.

Salah satu warga di lokasi tersebut, Agus mengaku dua warga masih dalam proses perampungan pembangunan hunian. Bahkan saat lebaran, pekerja pun terus berupaya agar pengerjaan segera selesai.

“Pembangunan itu dikebut karena memang ada target dua bulan mulai Februari (sejak tanah itu dibebaskan),” tutur dia.

Warga pun membangun hunian tetap di Jalan Selat Karimata. Namun tidak di titik yang bakal disulap menjadi Polder Tanjung Laut.

“Ada yang mendapatkan satu miliar rupiah saat pembebasan lahan tersebut,” terangnya.

Sebelumnya Pemkot telah melakukan kajian detail engginering design (DED), feasibility study, studi larap, hingga UKL-UPL. (*)

Editor : Ismet Rifani
#polder tanjung laut #Much Cholis Edi Prabowo #Dinas PUPRK Bontang