alexametrics Plester Jennie dan Robot Pembuka Show

Plester Jennie dan Robot Pembuka Show

Kamis, 09 Maret 2023 13:00

plester-jennie-dan-robot-pembuka-show

Jennie BLACKPINK

Paris Fashion Week 2023 menjadi momen di industri fashion yang selalu dinanti. Pertunjukan dari beragam rumah mode kali ini pun berisi banyak momen menarik. Tidak melulu soal pakaian serta aksesorinya, tapi juga soal selebriti dan bintang yang hadir di sana. (adn/ayi)  

 

Park Seo-joon dan Jennie BLACKPINK

Dijuluki sebagai Human Chanel, Jennie BLACKPINK tentu hadir di Chanel Fall/Winter 2023/24 show pada Selasa (7/3) lalu. Jennie memakai tweed jumpsuit putih yang cukup simpel dan dipadukan dengan sabuk mini beraksen bunga ungu di tengahnya. Jennie melengkapi penampilannya dengan mini-Chanel hobo bag hitam. ’’Aku suka jumpsuit imut ini, bagian belakangnya menarik. Aku suka menunjukkan rambutku yang bagus,’’ kata Jennie, sebagaimana dilansir dari i-D.

Jennie yang sedang mengalami cedera minor di wajahnya memilih riasan mata smokey yang menarik perhatian. Plester yang menutupi luka di bawah mata kanannya alih-alih merusak penampilannya justru menjadi statement tersendiri. Selain Jennie, bintang Korea yang juga hadir di acara Chanel itu adalah aktor Park Seo-joon. Dia mengenakan kemeja putih dan celana hitam serta tweed jacket lengkap dengan bros logo Chanel. Jennie dan Seo-joon tampak akrab. Mereka berpose bersama di hadapan awak media.

 

Kembali setelah Kontroversi

Balenciaga muncul untuk kali pertama setelah kontroversi terkait pornografi anak pada akhir tahun lalu. Dalam koleksi Autumn/Winter 2023 ini, Balenciaga cenderung bermain aman dengan benar-benar berfokus pada pakaian. ’’Tidak ada apa pun yang bisa dilihat kecuali pakaian. Aku perlu menjadi penangkal radikal –untuk tidak terlibat dalam percakapan itu sama sekali. Itulah yang akan dilakukan Cristóbal Balenciaga (pendiri rumah mode Balenciaga, Red),’’ kata Demna, artistic director Balenciaga, dilansir dari The Guardian. 

Outfit yang ditampilkan cenderung simpel. Tidak ada kata-kata ikonik yang menghiasi koleksi mereka, pun nyaris tidak ada desain yang nyeleneh. Dimulai dengan tailored suits, jaket yang terbuat dari celana panjang, trenchcoat dari chino, hingga handbag baru bernama Huge Bag. ’’Idenya adalah menjadi 200 persen diriku,’’ kata Demna, dilansir dari Vogue.

 

Gandeng Robot untuk Buka Show

Coperni terkenal dengan desainnya yang cutting edge. Hal itu pun tertuang dalam fall/winter show kali ini. Show itu dibuka dengan robot anjing kuning bernama Spot® produksi Boston Dynamics. Spot® membantu Rianne Van Rompaey, model pertama yang muncul, dengan membuka baju luarannya. Rompaey kemudian berlenggok dengan inner berupa dress hitam halterneck.

Secara keseluruhan, koleksi tersebut terinspirasi secara bebas oleh dongeng The Wolf and the Lamb karya Jean de la Fontaine. Dongeng aslinya memunculkan pertanyaan terkait keseimbangan kekuatan antara kelompok manusia yang membentuk masyarakat. Sedangkan Coperni menafsirkan ulang dan mengubahnya dengan visi masa depan yang positif. Yakni, manusia dan mesin dapat hidup dalam harmoni.

 

Avril Lavigne dan Tyga Go Public

Bulan lalu Avril Lavigne mengejutkan fans dengan kabar putus hubungan dengan tunangannya, Mod Sun. Paris Fashion Week 2023 lantas menjadi saksi bahwa Lavigne telah move on. Dia hadir dalam pesta yang digelar Mugler x Hunter Schafer pada Senin (5/3) malam waktu setempat dengan teman lamanya, Tyga. Namun, mereka tak lagi tampak seperti teman biasa. 

Tyga merangkul Lavigne dan beberapa kali menciumnya di depan kamera yang menyorot mereka. Mereka pun berjalan sambil bergandengan tangan. Rumor bahwa mereka berkencan muncul pada awal Februari lalu saat mereka tertangkap kamera makan malam bersama teman-temannya di Los Angeles. Saat itu, sumber yang dekat dengan mereka membantah rumor tersebut.  

 Jaket Terbakar

Rumah mode Heliot Emil terbilang anak baru di industri fashion. Diciptakan oleh dua bersaudara asal Copenhagen, Julius dan Victor Juul, Heliot Emil mendebutkan koleksi pertamanya pada Spring/Summer 2017. Ini merupakan kali ketiga mereka tampil di Paris Fashion Week. Mereka tampil konsisten dengan gaya yang gelap, dystopian, dan berfokus pada permainan proporsi serta pengembangan material. 

Hal itu salah satunya dituangkan dengan aksi salah satu model yang memakai black parka suit. Jaket tersebut sengaja dibakar, namun tetap terkontrol. Sehingga api tetap menyala ketika sang model berjalan di runway. Beberapa menyebutkan bahwa aksi itu mirip dengan dress api Katniss Everdeen dalam film The Hunger Games (2012) dan gaya Kanye West dalam listening party album Donda (2021).