KALTIMPOST.ID - Kesuksesan film Ipar Adalah Maut tahun lalu membuat cerita ini kembali dihidupkan. Kali ini, bukan dalam bentuk film, melainkan serial.
Namun ada yang berbeda. Dua pemeran utamanya diganti dengan wajah baru. Karakter Nisa yang sebelumnya dimainkan Michelle Ziudith kini diperankan Tatjana Saphira. Sementara peran Rani yang dulu dipegang Davina Karamoy, kini jatuh ke tangan Nicole Parham.
Baca Juga: Hapus Mrs Corbuzier Lalu Unggah Galau, Sabrina Tegaskan Tak Ambil Pusing Isu Keretakan Rumah Tangga
Produser Manoj Punjabi menjelaskan alasan di balik perubahan besar ini. Bukan karena cerita, melainkan jadwal yang sulit dipertemukan. “Karena schedule-nya nggak ketemu,” ujar Manoj dalam konferensi pers di MD Place, Jakarta Selatan, Rabu (1/10/2025).
Meski begitu, Manoj menegaskan bahwa tokoh sentral tetap pada Aris, yang masih dimainkan oleh Deva Mahenra. Sosok Aris inilah yang menjadi benang merah cerita.
Tatjana sendiri mengaku tak punya alasan untuk menolak tawaran tersebut. Menurutnya, Ipar Adalah Maut bukan sekadar drama perselingkuhan yang penuh intrik. Ada isu yang lebih dalam, mulai dari kemanusiaan, ikatan keluarga, komitmen, hingga kepercayaan.
Namun, menghidupkan karakter Nisa ternyata tidak mudah. Tatjana menggambarkan Nisa sebagai sosok perempuan kuat yang rela berkorban demi orang-orang tercinta. Sayangnya, hidupnya justru diuji lewat hal-hal yang tak pernah ia duga.
Baca Juga: Rizky Febian Live di Samarinda, Bawa Kamu ke Suasana Romantis. Lihat Harga Tiketnya!
“Challenge buat aku adalah menemukan keseimbangan antara Nisa yang kuat dan Nisa yang rapuh,” ungkap Tatjana.
Serial ini pun dijanjikan hadir dengan rasa baru, meski tetap mempertahankan inti cerita yang sempat viral. (*)
Editor : Ery Supriyadi