Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

PLN Perkuat Jaringan, BESS 8 MW Jaga Stabilitas Daya di IKN

A
Penulis: Ari Arief❯

PLN perkuat daya listrik IKN
PLN perkuat daya listrik IKN


Advertisement

KALTIMPOST.ID,IKN-PT PLN (Persero), melalui Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra), terus memperkokoh basis kelistrikan di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Upaya ini diwujudkan dengan menyediakan infrastruktur listrik yang teruji keandalannya, modern, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Pemantapan sistem kelistrikan ini memainkan peran krusial dalam menopang kelangsungan pembangunan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), yang diproyeksikan sebagai pusat pemerintahan masa depan Republik Indonesia.

Advertisement

Salah satu sarana strategis kelistrikan yang baru dioperasikan PLN, bekerja sama dengan PLN Nusa Daya, adalah Battery Energy Storage System (BESS) berkapasitas 8 MegaWatt (MW). Sistem ini sudah terintegrasi langsung dengan jaringan distribusi kelistrikan IKN.

Fungsi utama BESS adalah sebagai penopang keandalan sistem, menjaga stabilitas tegangan dan frekuensi listrik, serta meningkatkan fleksibilitas dalam mengatur suplai daya di wilayah inti pemerintahan.

Advertisement

BESS 8 MW ini menjadi pelengkap bagi infrastruktur utama kelistrikan IKN, di mana Gas Insulated Switchgear 4 IKN (GIS 4 IKN) berfungsi sebagai pusat kendali dan penyaluran daya utama.

Sinergi antara GIS 4 IKN dan BESS memungkinkan sistem kelistrikan merespons perubahan beban secara sangat cepat, khususnya selama fase operasional awal dan seiring bertambahnya kegiatan pemerintahan di IKN.

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menjelaskan bahwa perancangan sistem kelistrikan IKN mengadopsi pendekatan berlapis (redundansi) untuk menjamin pasokan listrik yang andal dalam jangka panjang.

“PLN merancang sistem kelistrikan IKN secara holistik, mulai dari gardu induk, jaringan distribusi, hingga pemanfaatan teknologi penyimpanan energi. BESS 8 MW dan GIS 4 IKN adalah elemen vital dari fondasi sistem kelistrikan yang kuat, lentur, dan siap mengakomodasi pertumbuhan kebutuhan daya di kawasan inti pemerintahan,” tutur Chaliq, Selasa (16/12/2025).

Ia menambahkan, BESS 8 MW IKN telah melewati serangkaian pengujian commissioning dan verifikasi mendalam sebelum resmi beroperasi penuh.

Hal ini dilakukan untuk memastikan semua komponen dan sistem berfungsi optimal sesuai standar keselamatan dan keandalan yang ditetapkan.

Langkah proaktif ini memastikan infrastruktur tersebut siap mendukung kebutuhan strategis nasional secara berkelanjutan.

Dalam operasinya, BESS bekerja dengan menyimpan kelebihan energi listrik saat kondisi sistem stabil, lalu melepaskannya kembali ke jaringan saat dibutuhkan.

Mekanisme ini sangat membantu menjaga kesinambungan pasokan listrik. Durasi suplai daya dari BESS dapat diatur secara fleksibel menyesuaikan kebutuhan sistem, sebab BESS bertindak sebagai penguat dan penyangga sistem, bukan sebagai sumber pembangkit utama.

Chaliq juga menekankan bahwa penguatan infrastruktur kelistrikan IKN akan terus berjalan secara bertahap, selaras dengan fase-fase pembangunan kawasan.

“Setiap kemajuan pembangunan di IKN akan selalu disertai dengan kesiapan infrastruktur listrik yang aman, terjamin keandalannya, dan ramah lingkungan. Dengan demikian, sistem kelistrikan dapat berkembang seiring dengan kebutuhan riil kawasan,” ujarnya.

BESS 8 MW memiliki kedudukan strategis karena langsung terintegrasi dalam sistem kelistrikan inti pemerintahan.

Ini merupakan bagian dari visi pengembangan IKN sebagai kota masa depan yang mengusung konsep hijau, modern, dan berdaya saing global.

Melalui pengaktifan BESS 8 MW, penguatan peran GIS 4 IKN, dan pengembangan jaringan yang berkelanjutan, PLN menegaskan komitmennya untuk mengawal pembangunan IKN dengan menyediakan pasokan listrik yang terjamin dan lestari, demi kelancaran aktivitas pemerintah dan pelayanan publik di Ibu Kota Nusantara di masa depan.(*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dukung Kemajuan Pers dan IKN, APHI Komda Kaltim Hadiri Puncak HUT Ke-80 Serikat Perusahaan Pers

Dukung Kemajuan Pers dan IKN, APHI Komda Kaltim Hadiri Puncak HUT Ke-80 Serikat Perusahaan Pers

APHI Komda Kaltim hadir di HUT ke-80 SPS di Samarinda, perkuat sinergi industri hutan berkelanjutan dalam mendukung pembangunan IKN.

Rayakan HUT ke-80, SPS Tegaskan Peran Media dalam Pembangunan IKN

Rayakan HUT ke-80, SPS Tegaskan Peran Media dalam Pembangunan IKN

HUT ke-80, SPS tegaskan peran media sebagai penjernih informasi di tengah arus disinformasi dan dukung pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Jumlah Penduduk PPU 206 Ribu Jiwa, Dampak IKN Belum Signifikan

Jumlah Penduduk PPU 206 Ribu Jiwa, Dampak IKN Belum Signifikan

Penduduk PPU per 30 Juni 2026 tembus 206.938 jiwa, naik 1.400 jiwa dari akhir 2025. IKN di Sepaku belum picu lonjakan penduduk signifikan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer