Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Tak Sekadar Tempat Sujud, Masjid Negara IKN Bakal Jadi Pusat Literasi Modern

Ari Arief • Senin, 9 Maret 2026 | 10:35 WIB

LITEASI: Masjid Negara IKN segera jadi pusat literasi nasional.
LITEASI: Masjid Negara IKN segera jadi pusat literasi nasional.

KALTIMPOST.ID,IKN-Wajah Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN) dipastikan akan tampil berbeda. Rumah ibadah megah ini tidak hanya difungsikan sebagai pusat kegiatan ritual keagamaan, tetapi juga diproyeksikan menjadi mercusuar literasi bagi masyarakat di kawasan ibu kota baru.

Langkah nyata ini diawali dengan sinergi strategis antara Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag), Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI, dan Otorita IKN (OIKN).

Ketiga lembaga ini resmi berkolaborasi untuk menyiapkan fasilitas perpustakaan modern di lingkungan Masjid Negara IKN, Sabtu (7/3).

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menegaskan bahwa masjid harus bertransformasi menjadi ruang pembelajaran umat yang inklusif.

“Kami ingin Masjid Negara IKN menjadi ekosistem literasi yang bisa diakses luas. Itulah mengapa sinergi dengan Perpusnas dan OIKN sangat krusial agar pengembangannya terarah dan berkelanjutan,” ujar Arsad.

Baca Juga: Gema Nuzulul Quran di IKN, Membangun Kota, Menjaga Ekologi

Senada dengan itu, Kasubdit Kepustakaan Islam Kemenag, Nur Rahmawati, menjelaskan bahwa persiapan teknis sudah mulai digulirkan melalui forum diskusi kelompok terarah (FGD). Pada tahap awal, Kemenag telah memetakan kebutuhan mendasar, mulai dari furnitur khusus perpustakaan hingga koleksi referensi keislaman yang relevan.

“Kami juga menyiapkan dukungan sekitar 1.000 mushaf Al-Qur’an untuk menunjang aktivitas jamaah. Saat ini, tim pendamping dari Perpusnas sudah mulai bekerja untuk mengawal aspek kelembagaan dan sarana prasarana,” kata Nur Rahmawati.

Dukungan penuh juga datang dari Perpusnas RI. Kepala Pusat Pengembangan Perpustakaan Umum dan Khusus Perpusnas, Nani Suryani, berkomitmen untuk mendampingi proses ini dari nol hingga operasional. Tujuannya, agar perpustakaan ini benar-benar menjadi ruang dialog keilmuan yang hidup.

Baca Juga: Ironi Teras IKN, PPU Masuk Daftar Daerah Rawan Korupsi di Kaltim

Menariknya, semangat literasi ini sudah mulai dirasakan jamaah melalui kegiatan “NgabubuRead” yang digelar di area masjid. Agenda ini mengajak warga dan pemuda di kawasan IKN untuk membudayakan tradisi membaca serta diskusi keislaman sembari menunggu waktu berbuka puasa.

Saat ini, pihak OIKN dan Kemenag tengah merampungkan Surat Keputusan (SK) pendirian serta struktur pengelolaan sebagai legalitas operasional layanan perpustakaan tersebut dalam waktu dekat.(*)

Editor : Hernawati
#literasi #nasional #Masjid Negara IKN