Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Awas! 15 Ribu Situs Web Terinfeksi Malware, Incar Data Kartu Kredit Pengguna

D
Penulis: Dwi Puspitarini❯
Ilustrasi. 15.579 Situs Web Terinfeksi Malware, Data Pengguna Terancam.
Ilustrasi. 15.579 Situs Web Terinfeksi Malware, Data Pengguna Terancam.

Advertisement

KALTIMPOST.ID - Sebanyak 15.579 situs web dilaporkan telah disusupi kode berbahaya atau malware. Temuan ini diungkap oleh peneliti keamanan siber, Scott Helme, melalui laporan perusahaan Report URI pada Jumat (6/11/2026).

Situs-situs tersebut diperkirakan menerima lebih dari 135 juta kunjungan setiap bulannya. Jumlah pengunjung yang masif ini membuat risiko pencurian data pribadi maupun finansial menjadi sangat tinggi.

"Kami telah mengidentifikasi 15.579 situs web yang saat ini terinfeksi JavaScript berbahaya. Secara konservatif, kami memperkirakan situs-situs tersebut menerima lebih dari 135 juta kunjungan setiap bulan," kata Helme, dilansir dari Detikinet, Sabtu (7/11).

Beberapa modus operandi yang ditemukan meliputi serangan Magecart untuk mencuri data kartu pembayaran dan teknik ClickFix yang menjebak korban melalui verifikasi palsu. Selain itu, peretas juga memanfaatkan metode DeadTag dengan membeli domain kedaluwarsa untuk menyebarkan skrip berbahaya.

Sayangnya, memberikan peringatan kepada pemilik situs menjadi kendala besar saat ini. Banyak pengelola website tidak menyadari sistem mereka disusupi dan sulit dihubungi oleh tim peneliti.

Advertisement

"Kami sekarang menemukan infeksi jauh lebih cepat daripada kemampuan kami memberi tahu organisasi yang terdampak," ungkap Helme.

Pengguna internet diimbau untuk selalu memperbarui sistem operasi dan browser guna meminimalisir celah keamanan. Hindari mengikuti instruksi verifikasi yang mencurigakan dan aktifkan autentikasi dua faktor untuk melindungi akun penting Anda.

Bagi pemilik situs, disarankan untuk rutin memeriksa skrip pihak ketiga dan memantau kode yang tidak dikenal dalam sistem. Laporan ini menjadi pengingat bahwa keamanan digital adalah tanggung jawab bersama antara pengelola dan pengguna.***

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Menyusup Lewat Iklan Pencarian, Aplikasi WhatsApp Palsu di Play Store Tembus 500 Ribu Unduhan

Menyusup Lewat Iklan Pencarian, Aplikasi WhatsApp Palsu di Play Store Tembus 500 Ribu Unduhan

Aplikasi WhatsApp palsu ber-malware di Google Play Store tembus 500 ribu unduhan via iklan pencarian. Waspada dan cek pengembang resmi!

Marak Demo Palsu GTA 6 Berisi Malware Pencuri Data, Warga Kaltim Diminta Waspada

Marak Demo Palsu GTA 6 Berisi Malware Pencuri Data, Warga Kaltim Diminta Waspada

Waspada malware pencuri data berkedok demo GTA 6! Jangan sembarangan klik unduh berkas mencurigakan. Cek informasi resmi hanya dari Rockstar

Waspada! Malware Berbahaya Menyusup Lewat Steam Workshop dan Wallpaper Engine

Waspada! Malware Berbahaya Menyusup Lewat Steam Workshop dan Wallpaper Engine

Kaspersky temukan malware pencuri akun menyusup lewat Wallpaper Engine di Steam Workshop. Simak cara mencegahnya agar perangkat aman.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer