Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Anggaran Kaltim Menyusut, Bagaimana Nasib Program Jaga Ketahanan Pangan?

B
Penulis: Bayu Rolles❯

Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kaltim, Siti Farisya Yana.
Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kaltim, Siti Farisya Yana.


Advertisement

KALTIMPOST.ID, APBD Kaltim 2026 ditetapkan jauh dari proyeksi awal. Angkanya menyusut menyisakan Rp15,15 triliun dan membuat porsi anggaran tiap OPD perlu disesuaikan. Program yang sudah disusun pun perlu disiangi. Ada yang ditunda, ada yang dikecilkan porsinya, atau benar-benar hilang dari daftar kerja tahun depan.

Kepala Dinas Pangan Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPTPH) Kaltim, Siti Farisya Yana, tak menampik jika melorotnya fiskal daerah ikut menyeret turun alokasi anggaran untuk sektor pangan dan hortikultura. Pemangkasan TKD memang berimbas luas ke tiap program yang dirancang setiap satuan kerja.

"Itu konsekuensi dari pemangkasan. Semua terdampak, " katanya. Soal berapa anggaran yang kini diplot untuk DPTPH, Yana enggak merinci. "Yang pasti masih ada ruang gerak. Program prioritas, gaji pegawai, dan operasional masih terjaga," lanjutnya.

Advertisement

Untuk menambal rencana kerja yang menyusut, DPTPH mencari program-program dari pusat yang bisa mendarat ke daerah. Terutama kegiatan yang bisa menjaga target ketahanan pangan Kaltim tetap sesuai rencana.

Cetak sawah seluas 20 ribu hektare, pembangunan laboratorium keamanan pangan, hingga penguatan Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) jadi program nasional yang didapat Kaltim dan berjalan tahun depan. "Program rutin seperti pembinaan petani masih ada tahun depan," akunya. DPTPH dan OPD lain di lingkup Pemprov Kaltim, kata dia, didorong gubernur untuk berinovasi sehingga swasembada pangan di Kaltim bisa tetap jalan meski anggaran menyempit. (*/riz)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

KUA-PPAS Kaltim 2026 Disepakati, Banggar Sentil 36 Proyek Rp 132 Miliar Tanpa Detail Jelas

KUA-PPAS Kaltim 2026 Disepakati, Banggar Sentil 36 Proyek Rp 132 Miliar Tanpa Detail Jelas

Banggar DPRD Kaltim pertanyakan detail 36 proyek Rp132 miliar di KUA-PPAS 2026. Samsun sebut dewan disuruh buru-buru.

APBD Kaltim Dipangkas Jadi Rp14,33 Triliun, Sekprov Sri Wahyuni Beberkan Efisiensi Ketat Pemprov

APBD Kaltim Dipangkas Jadi Rp14,33 Triliun, Sekprov Sri Wahyuni Beberkan Efisiensi Ketat Pemprov

KUA-PPAS 2026 Kaltim disepakati turun jadi Rp14,33 T akibat koreksi PAD. Pemprov perketat perjalanan dinas & belanja operasional.

Paripurna KUA-PPAS Diwarnai Interupsi, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud Beberkan Alasannya

Paripurna KUA-PPAS Diwarnai Interupsi, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud Beberkan Alasannya

Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas'ud beri penjelasan soal interupsi di Paripurna KUA-PPAS 2026. Sebut baru bahas rancangan & kejar waktu.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer