Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sempat Terancam Batal, Mahasiswa Magister ITK Pastikan Lanjut Kuliah Lewat Program Gratispol

D
Penulis: Dina Angelina❯

 


Advertisement

Mahasiswa ITK kelas eksekutif yang sempat mengalami pembatalan bantuan kini sudah mendapat solusi terbaik.
Mahasiswa ITK kelas eksekutif yang sempat mengalami pembatalan bantuan kini sudah mendapat solusi terbaik.
 

BALIKPAPAN - Mahasiswa Magister Manajemen Teknologi (MMT) Institut teknologi Kalimantan (ITK) batal mengundurkan diri. Setelah Pemprov Kaltim memberikan kepastian bantuan pendidikan melalui program Gratispol.

Masalah miskomunikasi administratif kini telah rampung. Bagi mahasiswa kelas eksekutif yang memenuhi kriteria dipastikan tetap mendapat dukungan biaya pendidikan.

Advertisement

Pemprov Kaltim memutuskan tetap mengakomodasi mahasiswa kelas eksekutif sebagai penerima bantuan Gratispol. Imbas keluhan yang disampaikan mahasiswa MMT.

“Khususnya yang memenuhi kriteria tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui program Gratispol Pendidikan,” kata Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (POD) Pemprov Kaltim Siti Sugiyanti.

Dia menambahkan, Pemprov Kaltim dan ITK sepakat bahwa isu yang beredar karena miskomunikasi administratif. Semua sudah rampung melalui jalur resmi. Baik ketentuan akademik dan mekanisme internal kampus.

Advertisement

Perwakilan mahasiswa, Ade Rahayu menuturkan rasa syukur telah mendapat solusi terbaik terkait Program Gratispol. Ini melalui kerja sama dan komunikasi yang baik antara pihak ITK dan Pemprov Kaltim.

Dia mengucapkan terima kasih karena ITK telah membantu menyelesaikan masalah tersebut. “Kami sangat mengapresiasi sikap terbuka, kerja sama, dan solusi yang telah berikan ITK,” tuturnya.

Kemudian kepada Pemprov Kaltim yang memfasilitasi hingga tercapai solusi terbaik bagi mahasiswa. Sebelumnya kelanjutan program pendidikan mereka sempat terancam karena pembatalan bantuan.

Namun Pemprov Kaltim memutuskan akan mengakomodasi bantuan. “Kami sepakat untuk tetap melanjutkan kuliah dan tidak mengundurkan diri karena solusi yang diberikan merupakan yang terbaik,” katanya.

Dia berharap mahasiswa lainnya yang masih mengalami kendala terus berjuang. Ade menyarankan agar di masa mendatang, program Gratispol dapat disosialisasikan lebih jelas sejak awal.

“Mulai dari proses pendaftaran hingga persyaratan yang harus dipenuhi,” tegasnya. Sehingga tidak terjadi kembali masalah serupa.

Ade menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengawal dan membantu agar masalah ini cepat mendapat solusi. Mulai dari media, mahasiswa, dan LBH Samarinda.

Semua telah membantu hingga mendampingi secara profesional dan netral. “Terima kasih atas dukungan semua pihak yang mengawal masalah ini sampai ada solusi terbaik,” pungkasnya. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Dijanjikan Cair Oktober, TPP Rp 176 Miliar Ribuan Nakes RSUD AWS dan Kanujoso Masih Menggantung

Dijanjikan Cair Oktober, TPP Rp 176 Miliar Ribuan Nakes RSUD AWS dan Kanujoso Masih Menggantung

TPP Rp176 miliar untuk ribuan nakes RSUD AWS Samarinda dan RSUD Kanujoso Balikpapan belum cair. Dinkes Kaltim kejar administrasi ke BPKAD

Susun KUA-PPAS Kaltim 2027, TAPD Masih Tunggu Kepastian Transfer ke Daerah dan Catatan KPK

Susun KUA-PPAS Kaltim 2027, TAPD Masih Tunggu Kepastian Transfer ke Daerah dan Catatan KPK

Pembahasan KUA-PPAS Kaltim 2027: Sekdaprov Sri Wahyuni sebut TAPD tunggu kepastian TKD dari pusat dan tindak lanjuti catatan KPK

Baru Pertama Ikut Porwada Kaltim, Wartawan Kaltim Post Bareng Pasangannya Langsung Sabet Medali Emas

Baru Pertama Ikut Porwada Kaltim, Wartawan Kaltim Post Bareng Pasangannya Langsung Sabet Medali Emas

Anggi Praditha dan Maya Sari raih emas bulu tangkis ganda putri PORWADA IV Kaltim 2026. Dua wartawan Balikpapan juara pada debut perdana.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer