Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

  Tekan Gejolak Harga, BI Kaltim Perkuat 7,5 Hektare Lahan Cabai

Raden Roro Mira Budi Asih

 


Advertisement

Cabai jadi komoditas yang menjadi perhatian serius dalam pengendalian inflasi.   
Cabai jadi komoditas yang menjadi perhatian serius dalam pengendalian inflasi.  

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA - Selain padi, komoditas cabai menjadi perhatian serius dalam pengendalian inflasi. Karakteristik harga cabai yang fluktuatif membuat penguatan produksi dan efisiensi budidaya menjadi prioritas.

Jika padi mengandalkan drone, komoditas cabai menggunakan pendekatan berbeda. Di Loa Tebu, Kutai Kartanegara, Bank Indonesia Kaltim menerapkan sistem smart farming sejak 2022.

Advertisement

“Cabai kita pakai smart farming. Dia punya deteksi pH tanah, cuaca, angin. Pakai gadget atau handphone bisa langsung menyemprot (menyiram tanaman) otomatis,” ujar Deputi Kepala Perwakilan BI Kaltim Bayuadi Hardiyanto.

Sistem tersebut terintegrasi dengan sensor tanah dan cuaca. Petani dapat mengontrol penyiraman maupun penyemprotan dari jarak jauh menggunakan gawai. “Misal petaninya lagi di Jawa pun bisa pakai handphone itu untuk tetap bisa mengurus kebunnya. Teknologinya canggih,” katanya.

Energi yang digunakan juga berbasis panel surya sehingga tidak bergantung sepenuhnya pada listrik konvensional. Berbeda dengan padi yang memerlukan skala luas, smart farming cocok untuk lahan cabai yang relatif kecil dan tersebar.

Advertisement

Di Kutai Kartanegara, kelompok tani (poktan) Subur Makmur di Loa Tebu, Tenggarong, menerima bantuan pada 2022 dengan luas lahan keseluruhan 10 hektare dan luas cabai 2 hektare.

Pada 2023, PPS Bukit Biru di Tenggarong juga memperoleh perangkat serupa dengan luas lahan 10 hektare dan cabai 2 hektare. Selanjutnya pada 2024, KWT Wanita Mandiri di Desa Rapak Lambur, Tenggarong, memiliki luas lahan 12 hektare dengan cabai 2 hektare. Di Samarinda, bantuan diberikan kepada Poktan Bina Usaha di Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, pada 2025 dengan luas lahan keseluruhan 18 hektare dan cabai 1 hektare.

Sementara di Kutai Timur, Poktan Karya Bersama di Desa Bumi Sejahtera, Kecamatan Kaliorang, pada 2024 memiliki luas lahan 2 hektare dengan cabai 0,5 hektare. Total luas lahan keseluruhan dalam program ini mencapai 52 hektare dengan luas lahan cabai 7,5 hektare.

Pihaknya juga mendorong hilirisasi cabai hingga menjadi produk olahan seperti sambal. Pendampingan dilakukan bersama dinas terkait, termasuk penguatan kapasitas kelompok wanita tani (KWT). “Intinya kita kolaborasi. Enggak bisa sendiri,” ujarnya.

Cabai menjadi komoditas strategis karena fluktuasi harganya kerap memicu inflasi nasional. “Karena cabai kan komoditas utama penyumbang inflasi. Jadi memang fokusnya kepada komoditas untuk mengendalikan inflasi,” tegasnya.

Dengan pendekatan digital, BI berharap produksi cabai lebih stabil dan risiko gagal panen bisa ditekan. Stabilitas harga di pasar pun diharapkan lebih terjaga. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Cara Cek Rekening Penipu Online Sebelum Transfer Uang, Gunakan 3 Layanan Ini

Cara Cek Rekening Penipu Online Sebelum Transfer Uang, Gunakan 3 Layanan Ini

Masyarakat diimbau memeriksa rekening penerima sebelum transfer uang untuk mengurangi risiko menjadi korban penipuan online.

BI Perluas MDR QRIS 0 Persen Mulai 1 Oktober 2026, Berlaku untuk Merchant Mikro hingga Besar

BI Perluas MDR QRIS 0 Persen Mulai 1 Oktober 2026, Berlaku untuk Merchant Mikro hingga Besar

BI memperluas MDR QRIS 0 persen mulai 1 Oktober 2026 untuk merchant mikro hingga besar pada transaksi dengan nominal tertentu.

Purbaya Tegaskan Tak Masuk Bursa Gubernur BI, Pilih Fokus Jadi Menteri Keuangan

Purbaya Tegaskan Tak Masuk Bursa Gubernur BI, Pilih Fokus Jadi Menteri Keuangan

Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan tidak berniat maju sebagai calon Gubernur Bank Indonesia setelah Perry Warjiyo mundur.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer