Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Konstruksi Kaltim Tertekan, Dampak Percepatan IKN Mulai Reda  

Raden Roro Mira Budi Asih

Penurunan kinerja konstruksi sejalan dengan realisasi anggaran pembangunan IKN yang turun 62,81 persen yoy dibandingkan triwulan IV 2024.
Penurunan kinerja konstruksi sejalan dengan realisasi anggaran pembangunan IKN yang turun 62,81 persen yoy dibandingkan triwulan IV 2024.
 


Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Sektor konstruksi di Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami tekanan pada triwulan IV 2025. Setelah sempat tumbuh pada periode sebelumnya, kinerja lapangan usaha (LU) tersebut justru berbalik terkontraksi seiring melambatnya aktivitas pembangunan proyek-proyek besar.

Pada triwulan IV 2025 sektor konstruksi mencatat kontraksi 2,69 persen secara tahunan (year on year/yoy). Berbanding terbalik dengan triwulan III 2025 yang masih mencatatkan pertumbuhan 1,40 persen (yoy). Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Kaltim Jajang Hermawan, penurunan tersebut tidak terlepas dari perubahan fase pembangunan sejumlah Proyek Strategis Nasional (PSN), termasuk proyek di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Advertisement

“Penurunan kinerja LU konstruksi sejalan dengan realisasi anggaran pembangunan IKN yang turun 62,81 persen (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya,” ujarnya. Dia menjelaskan, turunnya realisasi anggaran tersebut dipengaruhi oleh tingginya basis perbandingan pada tahun sebelumnya. Saat itu, pembangunan IKN masih dalam fase percepatan untuk mengejar target penyelesaian tahap awal.

Selain faktor tersebut, sejumlah proyek strategis juga telah memasuki tahap akhir pada penghujung 2025. Sehingga berdampak pada menurunnya kebutuhan anggaran konstruksi karena sebagian pekerjaan telah rampung. "Tidak terlepas dari high baseline realisasi di tahun sebelumnya seiring percepatan pembangunan IKN untuk mengejar target penyelesaian pembangunan tahap I di akhir tahun 2024,” jelasnya.

Dari sisi indikator pendukung, perlambatan sektor konstruksi juga tercermin dari penurunan aktivitas pengadaan bahan bangunan utama, khususnya semen. Pada periode laporan, pengadaan semen tercatat masih berada dalam zona kontraksi secara tahunan, meskipun sedikit membaik dibandingkan triwulan sebelumnya.

Advertisement

“Perlambatan kinerja LU konstruksi juga tercermin dari statistik pengadaan semen di periode pelaporan yang terkontraksi 20,48 persen (yoy), sedikit naik dibandingkan dengan triwulan III 2025 yang sebesar -21,74 persen (yoy),” katanya.

Secara keseluruhan, kinerja sektor konstruksi Kaltim pada triwulan IV 2025 mencerminkan fase normalisasi setelah periode ekspansi besar pada tahun sebelumnya. Penurunan aktivitas pembangunan, terutama pada proyek-proyek berskala besar, menjadi faktor utama yang menahan laju pertumbuhan sektor tersebut di akhir tahun. (*)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bapelitbang PPU Dorong Jembatan Sungai Riko, Masuk PSN untuk Akses Tol IKN   

Bapelitbang PPU Dorong Jembatan Sungai Riko, Masuk PSN untuk Akses Tol IKN  

Bapelitbang Penajam Paser Utara (PPU) terus mengawal rencana pembangunan Jembatan Sungai Riko agar dapat terhubung dengan IKN.

Dukung PSN PLTA, Bupati Mahulu: Listrik Jadi Kunci Datangkan Industri dan Tingkatkan Kesejahteraan

Dukung PSN PLTA, Bupati Mahulu: Listrik Jadi Kunci Datangkan Industri dan Tingkatkan Kesejahteraan

Bupati Mahakam Ulu Angela Idang Belawan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu mendukung pembangunan PLTA Batoq Kelo

Trotoar Bontang Kuala Masuk Prioritas 2027, Dinas PUPRK Siapkan Jalur Beton Setinggi 90 Sentimeter

Trotoar Bontang Kuala Masuk Prioritas 2027, Dinas PUPRK Siapkan Jalur Beton Setinggi 90 Sentimeter

Penanganan trotoar di Jalan Kapten Piere Tendean, kawasan Bontang Kuala, kembali masuk daftar prioritas pembangunan infrastruktur Bontang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer