Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kamus Usulan Ditolak, DPRD Kaltim Desak Transparansi Pemprov

B
Penulis: Bayu Rolles❯
Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Demmu. (Ist)
Anggota DPRD Kaltim Baharuddin Demmu. (Ist)

Advertisement

KALTIMPOST.ID, SAMARINDA – Tarik-menarik kepentingan antara eksekutif dan legislatif di Kaltim soal kamus usulan belum menemukan titik ideal.

Dokumen yang mestinya jadi jembatan kebutuhan warga dan program pemerintah itu malah tertahan di ruang negosiasi kedua lembaga.

DPRD Kaltim masih bersikukuh pada hasil panitia khusus (pansus) yang merumuskan 160 judul, terdiri dari 97 belanja langsung, 50 bantuan keuangan (bankeu), dan 13 hibah/bantuan sosial.

Advertisement

Angka itu bukan disebut hasil comot sana-sini, tapi hasil penyaringan dari lebih dari 300 usulan, disederhanakan dengan kebutuhan riil masyarakat dan jenis kegiatan di masing-masing perangkat daerah.

Namun di sisi pemerintah, Pemprov melalui Bappeda hanya membuka ruang untuk 39 judul, dengan rinciannya 26 belanja langsung dan 13 hibah/bansos. Skema bankeu disebut ditepikan dulu sementara.

Advertisement

Menurut Anggota DPRD Kaltim, Baharuddin Demmu, persoalan ini tak lagi bisa disederhanakan sebagai efisiensi anggaran karena sudah kehilangan pijakan.

“Isinya tidak ada yang siluman. Semua sudah disesuaikan dengan kebutuhan warga dan kegiatan di tiap OPD. Kalau tetap ditolak, justru menimbulkan pertanyaan. Ada apa?” ujarnya, Senin, 20 April 2026.

Menurut Bahar, ruang kompromi sebenarnya masih tersedia. Jika 160 judul itu tak dapat dimuat dalam RKPD Kaltim 2027, ada mekanisme lain yang sah dalam koridor perencanaan daerah.

Salah satunya, menitipkan program ke dalam kegiatan OPD terkait. “Tidak dilarang. Tinggal ada atau tidak kemauan dari Pemprov,” katanya.

Gagasan itu, diakuinya, telah disampaikan langsung kepada Bappeda yang juga menjadi bagian dari TAPD. DPRD membutuhkan jaminan bahwa aspirasi masyarakat tetap terakomodasi, meski tidak tercantum sebagai judul mandiri dalam dokumen perencanaan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Fraksi ADB Soroti Penyertaan Modal Bankaltimtara, DPRD Bontang Diminta Bentuk Pansus   

Fraksi ADB Soroti Penyertaan Modal Bankaltimtara, DPRD Bontang Diminta Bentuk Pansus  

Penyertaan modal Pemerintah Kota Bontang pada Bankaltimtara menjadi sorotan Fraksi Amanat Demokrat Bergelora (ADB) DPRD Bontang.

Pansus II DPRD Paser Himpun Masukan untuk Formulasi Raperda Fasilitasi Pesantren

Pansus II DPRD Paser Himpun Masukan untuk Formulasi Raperda Fasilitasi Pesantren

DPRD Kabupaten Paser sedang membahas secara langsung melalui rapat dengar pendapat terkait raperda fasilitasi pesantren.

Keretakan Politik Gowa, Bupati Husniah Pasrah, 45 Anggota Dewan Sepakat Makzul

Keretakan Politik Gowa, Bupati Husniah Pasrah, 45 Anggota Dewan Sepakat Makzul

DPRD Gowa bulat usulkan pemakzulan Bupati Husniah Talenrang. Bupati tegaskan siap ikuti proses hukum dan sebut jabatan adalah amanah.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer