Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalan Samarinda-Bontang Rusak, PUPR Kaltim Usulkan Perbaikan Lewat APBD Perubahan

D
Penulis: Denny Saputra❯
TUNGGU ANGGARAN: Salah satu titik kerusakan jalan pada akses Samarinda-Bontang sisi pesisir tepatnya kecamatan Muara Badak, kabupaten Kukar.
TUNGGU ANGGARAN: Salah satu titik kerusakan jalan pada akses Samarinda-Bontang sisi pesisir tepatnya kecamatan Muara Badak, kabupaten Kukar.

Advertisement

SAMARINDA – Kerusakan ruas jalan Samarinda–Bontang melalui Muara Badak–Marang Kayu kembali menjadi perhatian. Meski tahun sebelumnya memperoleh anggaran rekonstruksi lebih dari Rp202 miliar, pada APBD murni 2026 belum tersedia alokasi lanjutan sehingga sejumlah titik kembali mengalami kerusakan dan dikeluhkan masyarakat.

Sorotan tersebut turut disampaikan Anggota DPRD Kalimantan Timur, Baharuddin Demmu, yang meminta pemerintah segera melakukan perbaikan, khususnya di kawasan Desa Sebuntal, Kecamatan Marang Kayu.

Menindaklanjuti laporan itu, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR Pera) Kaltim melalui UPTD Pemeliharaan Infrastruktur Pekerjaan Umum (PIPU) Wilayah II melakukan penanganan darurat. Salah satunya dengan memasang plat baja pada titik jalan yang rusak agar arus lalu lintas tetap dapat berlangsung dengan aman.

Advertisement

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Pera Kaltim, Muhransyah, mengatakan ruas Muara Badak–batas Kota Bontang yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memiliki panjang 52,77 kilometer.

"Meski terdapat sejumlah titik rusak, tingkat kemantapan jalan di ruas tersebut masih mencapai 92,77 persen," ujarnya, Selasa (14/7).

Advertisement

Ia menjelaskan, pada APBD 2025 pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp202,235 miliar untuk lima paket rekonstruksi jalan di ruas tersebut.

Sementara pada tahun anggaran 2026, DPUPR Pera kembali mengusulkan anggaran penanganan melalui APBD Perubahan agar kerusakan yang terjadi dapat segera diperbaiki.

"Sementara diusulkan perbaikan pada anggaran perubahan," katanya.

Khusus di Desa Sebuntal, Muhransyah menyebut pihaknya mengusulkan pembangunan box culvert dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp700 juta.

Menurutnya, pembangunan saluran drainase tersebut menjadi prioritas sebelum dilakukan perbaikan permanen badan jalan agar penyebab utama kerusakan dapat ditangani lebih dahulu.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Jalan Kukar-Kubar Rusak Parah, Gubernur Rudy Mas'ud Sentil Kemen PU di Balikpapan

Jalan Kukar-Kubar Rusak Parah, Gubernur Rudy Mas'ud Sentil Kemen PU di Balikpapan

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud desak Dirjen Bina Marga perbaiki jalan nasional Kukar-Kubar yang rusak parah. Kemen PU janji lakukan percepatan!

Urat Nadi Logistik Mahulu Dibuka Bertahap, Pemprov Kaltim Sisir Longsoran Ujoh Bilang-Tiong Ohang

Urat Nadi Logistik Mahulu Dibuka Bertahap, Pemprov Kaltim Sisir Longsoran Ujoh Bilang-Tiong Ohang

Pemprov Kaltim percepat perbaikan jalan Ujoh Bilang-Tiong Ohang 163 km di Mahulu. Alat berat diterjunkan atasi longsor Long Pakat.

Kerusakan Jembatan Mahulu Capai Rp 7 Miliar, Baru 2 Perusahaan Pelayaran Siap Tanggung Jawab

Kerusakan Jembatan Mahulu Capai Rp 7 Miliar, Baru 2 Perusahaan Pelayaran Siap Tanggung Jawab

Perbaikan Jembatan Mahulu Samarinda capai Rp7 miliar usai ditabrak tongkang. Dua perusahaan siap ganti rugi, satu masih mangkir.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer