
KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN – Mengenal dunia media tidak hanya melalui buku atau pembelajaran di kelas. Siswa juga bisa memahami proses penyampaian informasi dengan melihat langsung bagaimana sebuah media bekerja.
Pengalaman inilah yang didapat siswa SMP Islam Terpadu (SMPIT) Insan Cendikia Boarding School Tenggarong Seberang saat mengunjungi Kaltim Post di Balikpapan, Senin (26/10).
Sebanyak 42 siswa bersama tiga guru pendamping mengikuti kunjungan belajar yang berfokus pada pengenalan dunia jurnalistik dan periklanan. Kegiatan diawali dengan pengenalan Kaltim Post, kemudian berlanjut pada pemaparan materi mengenai proses produksi berita dan penyusunan iklan.
Dalam sesi jurnalistik, siswa diperkenalkan dengan tahapan pembuatan berita, mulai pengumpulan informasi, penulisan naskah, penyuntingan hingga penerbitan. Melalui penjelasan tersebut, siswa mendapat gambaran bahwa sebuah berita tidak langsung diterbitkan begitu saja, tetapi melalui sejumlah tahapan sebelum sampai kepada pembaca.
Proses pengumpulan informasi menjadi salah satu bagian penting dalam jurnalistik. Informasi yang diperoleh perlu diolah menjadi tulisan yang jelas agar mudah dipahami masyarakat. Karena itu, siswa juga dikenalkan dengan pentingnya menyampaikan informasi berdasarkan fakta serta membedakan fakta dan opini.
Pemahaman tersebut tidak hanya berguna ketika mempelajari berita, tetapi juga saat menerima informasi dari berbagai sumber dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengenali perbedaan fakta dan opini, siswa diharapkan lebih cermat dalam memahami informasi yang mereka baca maupun temui di lingkungan sekitar.
Setelah materi jurnalistik, kegiatan berlanjut dengan pembahasan periklanan. Pada sesi ini, siswa dikenalkan dengan cara menyusun iklan yang menarik, penggunaan bahasa persuasif, serta penyampaian pesan agar mudah dipahami oleh sasaran pembaca.
Jurnalistik dan periklanan sama-sama menggunakan bahasa untuk menyampaikan informasi, tetapi memiliki tujuan yang berbeda. Jurnalistik berfokus pada penyampaian informasi berdasarkan fakta, sedangkan periklanan menggunakan pendekatan komunikasi tertentu untuk menarik perhatian dan menyampaikan pesan kepada masyarakat.
Melalui kedua materi tersebut, siswa dapat melihat bagaimana pilihan kata dan cara penyampaian berperan dalam membentuk sebuah pesan. Pengetahuan ini juga berkaitan dengan keterampilan berbahasa yang mereka pelajari di sekolah, terutama dalam menulis dan menyampaikan informasi secara jelas.
Guru Pendamping, Lilik Puji Lestari, Isna Auliya Rosyidah, dan Rahmat Hidayat, berharap kunjungan tersebut dapat menambah wawasan siswa sekaligus memberikan pemahaman yang lebih nyata mengenai dunia jurnalistik dan periklanan. Pengalaman belajar langsung di lingkungan media diharapkan dapat melengkapi materi yang selama ini diperoleh di kelas.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




