BALIKPAPAN - Kaltim sangat serius menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh dan Sumatra Utara (Sumut). Ini terlihat dari rangkaian kegiatan yang dilakukan. Salah satunya tes fisik bagi para atlet yang berlangsung di halaman BSCC Dome, Jumat (16/2) pagi.
Kegiatan ini diikuti 74 atlet dari beberapa cabang olahraga (cabor). Di antaranya, bola tangan, wushu, boling, dan dayung. Tes fisik ini merupakan persiapan jelang pemusatan latihan daerah (pelatda).
“Sebelum mereka (atlet) masuk pelatda, memang harus tes kesehatan, tes fisik, juga nanti ada tes psikologinya,” ujar Ketua KONI Kaltim Rusdiansyah Aras.
Dia menekankan, pengecekan fisik atlet ini memang mesti dilakukan di awal. Sekaligus menjadi tolok ukur pelatih terkait program latihan yang diberikan. Lebih lanjut, ia menyebut, persiapan menuju pelatda berjalan baik. Para atlet sudah diberikan uang saku untuk pemenuhan gizi mereka selama menjalani training center (TC) mandiri.
Sesuai rencana, awal Maret para atlet sudah berkumpul di Samarinda. Menjalani pelatda yang digelar pada dua tempat, yakni Mesra Business & Resort Hotel serta Asrama Atlet di Gelora Kadrie Oening.
Dia menjelaskan, meski di awal pelatda seluruh cabor dipusatkan di Samarinda, nantinya beberapa cabor melanjutkan latihan di berbagai daerah. Salah satunya Balikpapan. “Beberapa cabor itu kan venue-nya ada di sini (Balikpapan). Seperti menembak, boling dan squash,” tambahnya.
Diketahui, pelatda nantinya berlangsung hingga September. Dengan kurun waktu tersebut, Rusdi mengaku Kaltim sudah siap tempur. Terlebih edisi kali ini, Kaltim menargetkan peringkat peringkat lima besar perolehan medali.
Melihat kegiatan tes fisik kemarin, disebut Rusdi, ini memang jadi tes awal dari persiapan yang dilakukan. “Tes awalnya memang KONI, selanjutnya bakal dipantau dan diperhatikan oleh pelatih yang bertanggung jawab. Jika memang masih kurang, jelas harus diperbaiki lagi,” tandasnya.(er/k16)
OKTAVIA MEGARIA
Editor : Ery Supriyadi