
KALTIMPOST.ID, Ginjal memegang peranan krusial sebagai organ penyaring darah, menjaga keseimbangan cairan, sekaligus membuang limbah metabolisme serta racun melalui urine. Ketika kinerjanya menurun, racun akan menumpuk di dalam tubuh dan memicu kondisi yang membahayakan keselamatan jiwa.
Di Indonesia, tren gangguan ginjal menunjukkan lonjakan yang patut diwaspadai. Catatan sepanjang tahun 2024 menunjukkan lebih dari 1,5 juta warga Indonesia menderita gagal ginjal pada tahun 2023 dengan beban biaya kesehatan menembus Rp2,92 triliun.
Indikasi awal penurunan fungsi organ vital ini sebenarnya bisa dideteksi secara mandiri melalui kondisi air kencing. Secara normal, warna urine yang sehat berkisar dari kuning pucat hingga kuning tua bergantung pada tingkat kecukupan cairan tubuh.
Berikut adalah sejumlah tanda gangguan ginjal yang dapat dikenali melalui perubahan pada urine:
- Urine Berbusa Pekat
Air kencing yang berbusa mirip buza bir dan sulit hilang meski sudah disiram patut dicurigai sebagai gejala awal penyakit ginjal. American Kidney Fund menjelaskan bahwa kondisi ini mengindikasikan proteinuria, yakni adanya kebocoran protein akibat kerusakan pada saringan ginjal (glomeruli) sehingga protein ikut terbuang bersama urine.
- Perubahan Warna Urine
Adanya darah di dalam air kencing (hematuria) ditandai dengan warna merah, merah muda, atau kecoklatan. Kondisi ini biasanya menandakan adanya kerusakan pada saringan ginjal, infeksi, batu ginjal, atau masalah serius lainnya.
Urine yang keruh juga bisa menjadi pertanda infeksi, sementara warna cokelat tua seperti teh menandakan disfungsi ginjal parah akibat penumpukan limbah tubuh.
- Perubahan Pola Buang Air Kecil
Penurunan drastis frekuensi buang air kecil merupakan salah satu gejala umum gagal ginjal akut karena organ tersebut kehilangan kemampuan menyaring cairan. Selain itu, sering terbangun di malam hari untuk kencing (nokturia) kerap menjadi sinyal awal kerusakan ginjal. Pada tahap lanjut, produksi urine bahkan bisa berhenti total.
- Bau Urine Menyengat
Air kencing yang berbau sangat tajam dan tidak biasa sering kali dipicu oleh penumpukan racun dalam darah yang gagal disaring, atau yang medis kenal sebagai kondisi uremia.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

