KALTIMPOST.ID, Memasak di bulan Ramadan sering kali menjadi tantangan, terutama saat sahur. Waktu yang terbatas dan rasa kantuk membuat banyak orang malas memasak dari nol.
Belum lagi kalau harus mengulek bumbu atau menyiapkan banyak bahan. Solusinya? Cukup stok satu bumbu ajaib ini di kulkas!
Bumbu ini bisa digunakan untuk berbagai masakan seperti tumisan, nasi goreng, soto, hingga gulai.
Dengan hanya mengambil beberapa sendok, makanan bisa langsung jadi tanpa ribet! Menariknya lagi, bumbu ini bisa disimpan hingga 6 bulan, sehingga bisa disiapkan sejak awal Ramadan untuk kemudahan sepanjang bulan puasa.
Penasaran bagaimana cara membuatnya? Simak resep dan tips menyimpannya di bawah ini!
- Bumbu Dasar Putih
Bumbu putih memiliki rasa gurih yang khas dan cocok digunakan untuk makanan berkuah atau bersantan.
Bahan:
- 250 gram bawang merah
- 100 gram bawang putih
- 100 gram kemiri sangrai
- 25 gram ketumbar sangrai
- 2 sdt garam
- 2 sdt merica bubuk
- 200 ml minyak goreng
- 5 lembar daun salam
- 5 lembar daun jeruk
- 3 batang serai (memarkan)
- 1 ruas jahe (memarkan)
- 1 ruas lengkuas (memarkan)
Baca Juga: Jangan Lemas saat Puasa! Ini 6 Jurus Ampuh Hindari Dehidrasi, Tetap Segar Seharian Penuh
Cara Membuat:
Untuk membuat bumbu praktis yang tahan lama, mulailah dengan menumis bawang merah, bawang putih, kemiri, dan ketumbar hingga harum.
Setelah itu, haluskan dengan blender tanpa menambahkan air agar teksturnya tetap kental. Masak kembali bumbu dengan sedikit minyak hingga matang dan mengeluarkan minyak alami.
Setelah dingin, simpan dalam wadah kedap udara agar tetap segar dan bisa digunakan kapan saja untuk berbagai masakan.
Bumbu ini bisa digunakan untuk berbagai masakan seperti opor ayam, soto, sop, capcay dan lainnya.
Baca Juga: Resep Ayam Goreng Ketumbar Sederhana yang Lezat dan Bikin Nagih, Cocok untuk Menu Sahur
- Bumbu Dasar Merah
Bumbu merah memiliki rasa pedas dan gurih, sangat cocok untuk masakan nasi goreng pedas, ayam balado, sambal goreng kentang, dan aneka tumisan pedas.
Bahan:
- 500 gram cabai merah keriting
- 200 gram bawang merah
- 150 gram bawang putih
- 2 sdt garam
- 1 sdt merica bubuk
- 2 sdm terasi goreng
- 150 ml air
- 100 ml minyak goreng
- 5 lembar daun salam
- 5 lembar daun jeruk
- 3 batang serai (memarkan)
- 1 ruas jahe (memarkan)
- 1 ruas lengkuas (memarkan)
Cara Membuat:
Rebus cabai sebentar agar lebih mudah dihaluskan. Kemudian, haluskan semua bahan kecuali daun salam, daun jeruk, serai, jahe, dan lengkuas.
Tumis bumbu dengan minyak hingga matang dan mengeluarkan aroma harum.
Setelah dingin, simpan dalam wadah kedap udara agar tetap segar dan siap digunakan kapan saja untuk berbagai masakan.
- Bumbu Dasar Kuning
Bumbu kuning memiliki rasa khas dari kunyit, cocok untuk masakan bersantan dan berbumbu kuat, seperti gulai, rendang, kari, opor kuning, dan aneka masakan bersantan lainnya.
Bahan:
- 300 gram bawang merah
- 200 gram bawang putih
- 100 gram kunyit bakar
- 2 sdt garam
- 2 sdt merica bubuk
- 200 ml air
- 200 ml minyak goreng
- 5 lembar daun salam
- 5 lembar daun jeruk
- 3 batang serai (memarkan)
- 1 ruas jahe (memarkan)
- 1 ruas lengkuas (memarkan)
Cara Membuat:
Tumis semua bahan hingga matang dan mengeluarkan aroma harum. Setelah itu, haluskan dengan blender tanpa menambahkan air agar teksturnya tetap kental.
Selanjutnya, masak kembali hingga bumbu mengeluarkan minyak alami. Setelah dingin, simpan dalam wadah kedap udara agar tetap segar dan siap digunakan kapan saja untuk berbagai masakan.
Baca Juga: Kale: Superfood Terbaik dengan Manfaat Luar Biasa yang Jarang Diketahui
Kenapa Harus Stok Bumbu Ini di Kulkas?
Menyimpan bumbu siap pakai di kulkas bisa membuat masak sahur jadi lebih praktis dan cepat.
Cukup ambil 1-2 sendok bumbu tanpa perlu repot mengulek atau memblender setiap kali memasak.
Selain menghemat waktu, bumbu ini juga serbaguna karena bisa digunakan untuk berbagai hidangan, mulai dari nasi goreng, sup, hingga gulai.
Baca Juga: Jangan Abaikan! Ini Daftar Makanan yang Dapat Merusak Fungsi Ginjal secara Perlahan
Tak hanya praktis, bumbu buatan sendiri juga lebih tahan lama. Disimpan di kulkas, bumbu bisa bertahan hingga satu bulan, sementara di freezer bisa awet sampai enam bulan.
Selain itu, bumbu homemade lebih sehat dibanding bumbu instan kemasan karena bebas bahan pengawet dan lebih alami, menjadikannya pilihan terbaik untuk hidangan Ramadan yang lezat dan bergizi.
Dengan menyiapkan bumbu dasar putih, merah, dan kuning, memasak selama bulan puasa jadi lebih mudah dan praktis. Tak perlu lagi menghabiskan banyak waktu di dapur saat sahur atau berbuka.
Jadi, sebelum Ramadan tiba, yuk buat stok bumbu ini di rumah! Dijamin, memasak jadi lebih cepat, hemat tenaga, dan tetap lezat.***
Editor : Dwi Puspitarini