Pemkab Kubar dan Pertamina Perkuat Sinergi Jamin Kelancaran Distribusi BBM dan LPG 3 Kg

KALTIMPOST.ID, BALIKPAPAN - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mengambil langkah proaktif untuk mengatasi persoalan penyaluran energi bersubsidi di wilayahnya. Pemkab Kubar mendorong penguatan koordinasi bersama PT Pertamina Patra Niaga Area Kalimantan Timur dan Utara (Kaltimtara) guna memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG 3 kilogram berjalan lancar, tepat sasaran, serta harganya tetap stabil.
Langkah strategis tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Pengawasan BBM dan LPG 3 Kg Bersubsidi yang digelar di Kantor PT Pertamina Patra Niaga Area Kaltimtara, Balikpapan, pada Selasa (27/10/2026).
Pertemuan penting ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Kutai Barat, H. Nanang Adriani, didampingi Plt Asisten Perekonomian Pembangunan dan SDA (Asisten II) Setkab Kubar Suwito, Kabag Ekonomi Iwan, Camat Bentian Besar Rudi Hartono, serta jajaran Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM.
Dalam forum tersebut, Pemkab Kubar memaparkan berbagai dinamika dan kondisi riil di lapangan terkait distribusi BBM bersubsidi. Khususnya Pertalite dan Biosolar, serta LPG 3 kilogram. Berbagai masukan ini disampaikan agar dapat menjadi bahan evaluasi komprehensif bagi pihak Pertamina sesuai dengan kewenangan masing-masing.
Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pihak Pertamina dalam menerima aspirasi serta berdiskusi mencari solusi atas persoalan energi yang dihadapi masyarakat Kubar. Menurutnya, dialog ini memberikan titik terang sekaligus membuka ruang bagi perumusan langkah-langkah penyelesaian ke depan.
"Kami sudah berdialog dengan PT Pertamina Patra Niaga dan mendapatkan sejumlah informasi, masukan, serta gambaran langkah ke depan. Ini menjadi pencerahan bagi kami untuk menindaklanjuti persoalan yang terjadi di Kubar," ujar Nanang.
Ia juga menegaskan pentingnya kesinambungan koordinasi, tidak hanya terbatas pada forum resmi, melainkan melalui komunikasi intensif antara pemda dan Pertamina.
Lebih lanjut, Pemkab Kubar berharap pihak Pertamina dapat turun langsung meninjau kondisi riil penyaluran energi di lapangan agar hambatan yang dirasakan masyarakat dapat dipahami secara menyeluruh.
"Harapan kami, penyaluran BBM dan LPG 3 kg tetap lancar. Jangan sampai masyarakat mengeluhkan harga maupun kelangkaan. Dengan mengetahui titik-titik krusial, kita berupaya mengurai persoalan secara bertahap sesuai kewenangan masing-masing," tegasnya.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




