Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ayonius Berpulang, Bupati Frederick Kenang Dedikasi Sang Birokrat

S
Mantan Sekda Kutai Barat ke-7, Ayonius, semasa hidupnya.
Mantan Sekda Kutai Barat ke-7, Ayonius, semasa hidupnya.

Advertisement

 

KALTIMPOST.ID, SENDAWAR – Kabar meninggalnya mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) ke-7, Ayonius, menyisakan duka mendalam bagi jajaran pemerintah daerah dan masyarakat. Bupati Kutai Barat Frederick turut menyampaikan belasungkawa atas kepergian sosok birokrat senior yang dikenal memiliki dedikasi tinggi tersebut.

Mendengar kabar duka itu, Bupati Frederick bersama unsur pimpinan daerah dan jajaran aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kubar menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan.

Advertisement

Bagi Frederick, almarhum Ayonius bukan sekadar rekan kerja dalam pemerintahan, melainkan juga sahabat dan pamong praja yang loyal. Ia mengenang Ayonius sebagai sosok yang menjadi teladan dalam memberikan pelayanan publik.

“Atas nama pribadi, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Kutai Barat, saya menyampaikan rasa turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Ayonius. Beliau adalah sosok birokrat teladan yang telah mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk kemajuan dan pembangunan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman,” ungkap Bupati Frederick, Sabtu (7/11/2026).

Advertisement

Selama menjabat sebagai Sekda Kabupaten Kutai Barat ke-7, Ayonius dikenal sebagai sosok disiplin, bersahaja, dan memiliki komitmen tinggi dalam menjaga roda birokrasi pemerintahan agar tetap berjalan harmonis.

Berbagai kebijakan dan fondasi pelayanan publik yang diletakkan selama masa kepemimpinannya di lingkungan sekretariat daerah masih dirasakan manfaatnya hingga saat ini.

Kehangatan dan ketegasannya dalam memimpin ASN membuat almarhum dihormati dan disegani, baik oleh rekan kerja maupun masyarakat.

Frederick juga mengenang Ayonius sebagai figur pekerja keras yang tidak pernah lelah mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat Kutai Barat. Di tengah kompleksitas tugas pemerintahan, almarhum dinilai selalu mampu menghadirkan solusi dan merangkul berbagai elemen masyarakat dengan senyum khasnya.

“Jasa-jasa almarhum dalam meletakkan dasar tata kelola pemerintahan yang baik di Kutai Barat akan selalu dikenang. Pengabdian beliau adalah bagian penting dari sejarah perjalanan daerah kita tercinta ini,” tambahnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Kaltim PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Pemkab Kubar Mantapkan Persiapan Natal Oikumene 2026, Tekankan Persatuan dan Toleransi

Pemkab Kubar Mantapkan Persiapan Natal Oikumene 2026, Tekankan Persatuan dan Toleransi

Pemkab Kutai Barat mantapkan persiapan Natal Oikumene 2026. Fokus pada penguatan persatuan dan toleransi umat beragama di Kutai Barat.

Petik Buah Asam di Jalur Dua Sendawar Kubar, Pria Ini Terjatuh Akibat Dahan Lapuk

Petik Buah Asam di Jalur Dua Sendawar Kubar, Pria Ini Terjatuh Akibat Dahan Lapuk

Pria jatuh dari dahan pohon asam lapuk di Sendawar, Kubar, hingga menimpa pembatas jalan dan dilarikan ke rumah sakit.

Festival Luuq Bangkit Sukses Digelar, Bupati Kubar Ajak Warga Geleo Asa Rawat Tradisi

Festival Luuq Bangkit Sukses Digelar, Bupati Kubar Ajak Warga Geleo Asa Rawat Tradisi

Bupati Kutai Barat Frederick Edwin resmi menutup Festival Luuq Bangkit pada puncak peringatan HUT ke-176 Kampung Geleo Asa di Barong Tongkok

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer