KALTIMPOST.ID, SENDAWAR-Rencana penyelesaian pembangunan Pelabuhan Royoq terus menunjuk progres positif. Hal itu dapat dilihat dari digelarnya Focus Group Discussion (FGD) dan Laporan Akhir Penyusunan Dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) beberapa waktu lalu.
Plt Asisten II Philip Silitonga mengungkapkan, penyusunan dokumen andalalin adalah kegiatan strategis dan penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah.
Pelabuhan Royoq hingga saat ini belum memiliki dokumen andalalin. Padahal dokumen tersebut merupakan salah satu persyaratan utama dalam proses perizinan, serta kelanjutan pembangunan pelabuhan tersebut. Dokumen itu sangat penting karena berfungsi menganalisis dampak pembangunan Pelabuhan Royoq terhadap kondisi lalu lintas di sekitarnya.
"Mulai volume lalu lintas harian, geometri jalan, kondisi simpang, hingga potensi dampak yang harus ditangani secara terpadu. Dengan demikian, pembangunan pelabuhan dapat berjalan aman, efisien, dan sesuai regulasi,” ungkapnya, Selasa (16/12).
Philip menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat optimistis penyusunan dokumen andalalin Pelabuhan Royoq dapat diselesaikan tahun ini. Percepatan pembangunan infrastruktur strategis daerah dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.
Dengan lengkapnya dokumen andalalin, pihaknya berharap proses perizinan Pelabuhan Royoq dapat segera dipenuhi. "Sehingga pembangunan dapat dilanjutkan dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kutai Barat," tutupnya. (*)
Editor : Dwi Restu A