SENDAWAR – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Wilayah Perbatasan (Wiltas) ke-127 yang dijadwalkan berlangsung pada 2026 akan difokuskan pada pembangunan infrastruktur dasar di wilayah Kabupaten Kutai Barat. Kodim 0912/Kubar menargetkan pembangunan jalan semenisasi serta Rumah Layak Huni (RLH) di sejumlah kampung yang dinilai masih memiliki keterbatasan akses dan fasilitas dasar.
Komandan Kodim 0912/Kubar, Letkol Inf Doni Fransisco, mengatakan kegiatan TMMD kali ini akan menyasar tiga kampung di dua kecamatan, yakni Kampung Linggang Amer di Kecamatan Linggang Bigung, serta Kampung Tering Lama dan Kampung Tering Lama Ulu di Kecamatan Tering.
Baca Juga: RDP DPRD Kubar Bahas Perbaikan Ruas Jalan Kecamatan Mook Manar Bulatn, Ini Enam Poin Pentingnya
Di Kampung Linggang Amer, program fisik yang direncanakan meliputi pembangunan jalan semenisasi sepanjang 475 meter serta satu unit Rumah Layak Huni. Sementara di Kampung Tering Lama, kegiatan akan difokuskan pada penyediaan sarana air bersih berupa pembangunan sumur bor, lima unit tempat penampungan air, serta lima unit fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).
Menurut Doni, pemilihan lokasi dan jenis pembangunan tersebut didasarkan pada kebutuhan masyarakat setempat. Di Linggang Amer, akses jalan dinilai penting untuk menunjang aktivitas ekonomi warga. Adapun di wilayah Tering Lama, ketersediaan air bersih dan fasilitas sanitasi masih menjadi persoalan utama yang perlu segera ditangani.
Selain kegiatan fisik, TMMD juga akan diisi dengan berbagai program nonfisik. Di antaranya penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, penyuluhan kamtibmas dan bahaya narkoba, penyuluhan keluarga berencana, kesehatan dan stunting, penyuluhan pertanian dan KDKMP, pengobatan gratis, pembagian sembako, bazar dan pasar murah, hingga kampanye kreatif rekrutmen TNI.
Baca Juga: Polres Kubar Kembali Amankan Seorang Perempuan, Simpan 102 Poket Narkotika di Rumahnya
Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, sebanyak 150 personel direncanakan akan diterjunkan. Mereka terdiri dari unsur komando dan staf satgas sebanyak 35 orang, serta satuan setingkat kompi (SSK) TMMD sebanyak 115 personel, yang melibatkan 105 personel dari Yonif TP 827/Mcy dan 10 personel dari Polres Kutai Barat.
Program TMMD ini diharapkan dapat membantu mempercepat pembangunan infrastruktur dasar sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah sasaran, terutama di daerah yang masih memiliki keterbatasan akses dan layanan publik.
Editor : Muhammad Ridhuan